D'Cost Siap Mewaralabakan Gerai

  • AEKI: Tiongkok Pasar Kopi Potensial Bagi Indonesia

    Antara

    Jakarta (Antara) - Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) menyatakan Tiongkok merupakan pasar potensial ekspor biji kopi Indonesia dengan perkiraan rata-rata pertumbuhan per tahun mencapai 20 persen. "Dalam waktu lima hingga 10 tahun medatang, Tiongkok akan menjadi pasar strategis bagi Indonesia, kita akan terus perhatikan karena memang potensial untuk masa mendatang," kata Ketua Umum AEKI, Irfan Anwar, saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Selasa. ... …

  • 'Tokoh' Malaysia lebih peduli kreator mobil listrik Indonesia

    'Tokoh' Malaysia lebih peduli kreator mobil listrik Indonesia

    Merdeka.com
    'Tokoh' Malaysia lebih peduli kreator mobil listrik Indonesia

    MERDEKA.COM. Pada 22 November 2013, hati Ricky Elson berbunga-bunga. Kerja kerasnya bersama puluhan anggota tim bengkel modifikasi Kupu-Kupu Malam mendapat apresiasi dari pemerintah. Dua unit mobil listrik mereka, dinamai Gendis dan Selo, ditengok oleh Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta di pelataran Universitas Gadjah Mada. …

  • ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Jagat Pintar
    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Produsen asal Taiwan, ASUS, menggebrak pasar ponsel kelas menengah dengan meluncurkan tiga seri Zenfone sekaligus. Mereka adalah Zenfone 4, Zenfone 5 dan Zenfone 6. Ketiga ponsel tersebut mengusung prosesor buatan Intel, Atom. …

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Bisnis makanan semakin menggiurkan, restoran D'Cost Seafood siap mewaralabakan sejumlah gerainya tahun ini.

Eka Agus Rachman, GM Marketing D'Cost Group, mengatakan konsep waralaba yang tepat akan membuat bisnis cepat berkembang. "Apalagi D'Cost saat ini sudah dikenal sebagai restoran keluarga dengan harga yang sangat terjangkau. Segmentasi pasarnya sudah jelas, dan pasarnya gemuk," katanya, Kamis (3/1/2013).

Saat ini gerai D'Cost di Indonesia baru ada 61. "Kami belum menghitung berapa cost untuk franchise fee dan lain-lain karena kami sedang menyewa konsultan. Kisarannya ratusan juta sampai miliaran. Harapannya di kuartal I 2013 ini prosesnya sudah selesai," katanya.

Menurut Eka, yang jelas untuk konsep waralaba yang perlu disiapkan adalah kapasitas kursi (seat) minimal 250 orang. "Kalau investasinya beragam, namun franchisee (calon pembeli franchise) harus menyediakan bangunan di lokasi yang strategis. Bisa stand alone atau di dalam mal," ujarnya.

Di Surabaya dan Sidoarjo, gerai D'Cost Seafood baru ada 5 yakni di Graha Family, Royal Plaza, Kapas Krampung Plaza (Kaza), Jalan Kayun dan Sun City Mal Sidoarjo.

"Break event poin (BEP) waralaba D'Cost diperkirakan rata-rata 3 tahun-5 tahun. Investasi di bidang makanan selalu menjanjikan meskipun pelaku usaha di bidang yang sama jumlahnya menjamur," ujarnya.

D'Cost di Surabaya terbesar berada di Graha Family dengan kapasitas seat 400 orang, gerai ini memberi kontribusi paling besar terhadap total revenue D'Cost di Surabaya.

"Kalau yang di Royal Plaza sama seperti yang di Kaza dan Sun City hanya 250 seat, untuk yang di Kayun 350 seat," katanya.

Menurut Eka, investasi D'Cost disarankan di mal-mal untuk jaminan pengunjung. "Kalau di mal kan ada jaminan pengunjung, orang ke mal pasti juga makan selain jalan-jalan. Kalau pilih bangunan yang berdiri sendiri (stand alone) seperti di Kayun harus cari lokasi yang benar-benar strategis," jelasnya.

Selain mewaralabakan D'Cost, gerai roti milik grup ini yakni D'Stupid Bakery juga akan diwaralabakan tahun ini. Saat ini jumlah gerai D'Stupid Bakery baru ada 3 yakni 2 di Jakarta dan 1 di Surabaya.

Targetnya sampai akhir 2013 menjadi 50 gerai D'Stupid Bakery, sementara D'Cost Seafood ditargetkan menjadi 100 gerai sampai akhir tahun ini.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...