Debat Pilkada, Sugianto Soroti Desa Sangat Tertinggal di Kapuas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Calon Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyinggung masih ada desa sangat tertinggal di Kabupaten Kapuas.

Hal itu disampaikan Sugianto dalam debat kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalimantan Tengah yang diselenggarakan Sabtu (7/11/2020) malam.

Sugianto mengatakan bahwa hingga saat ini jumlah desa sangat tertinggal dan desa tertinggal di Kabupaten Kapuas masih cukup tinggi.

"Dari total 214 desa, ada tuju Desa Sangat Tertinggal, 104 Desa Tertinggal, 94 Desa Berkembang dan hanya ada delapan Desa Maju di Kabupaten Kapuas," kata Sugianto.

"Bagaimana Pak Ben akan mengurusi 1.430 desa di Kalimantan Tengah sedang mengurus desa di Kapuas saja tiak mampu," imbuh Sugianto.

Terkait pembangunan infrastruktur, Sugianto menegaskan sejauh ini Pemerintah Provinsi telah menggelontorkan ratusan miliar rupiah dari APBD untuk membangun jalan di wilayah Kabupaten Kapuas.

"Bagaimana Gubernur tidak adil. Membangun infrastruktur butuh waktu, jadi mohon bersabar," kata Sugianto.

Penjelasan Ben

Sebelumnya, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Ben Brahim S Bahat menyoroti belum meratanya pembangunan di Kalteng. Dia pun membeber langkahnya dalam pemerataan pembangunan di Kalteng.

"Pemimpin itu harus mau melihat, mendengar dan merasakan. Kita mau turun langsung merasakan apa yang dialami oleh masyarakat. Sehingga tau masih banyak wilayah-wilayah yang terisolasi," ujar Ben Bahat, Sabtu (7/11/2020).

Ben menyatakan, bakal turun langsung di mana tempat terisolasi bersama bupati atau wali kota, bersama camat dan kepala desa.

"Jika mereka tak punya dana untuk membangun insfastuktur, maka pemerintah provinsi harus turun tangan menangani untuk menembus keterisolasian," ujar Ben Bahat.

Ben Bahat berkomitmen untuk memperhatikan pembangunan insfrastuktur dengan adil dan merata. Menurutnya dengan insfrastuktur yang baik, kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

Saksikan video pilihan di bawah ini: