Debat Sengit Benny Wenda, Djoko Tjandra Pula Jawaban Dahsyat Susi

Ezra Sihite
·Bacaan 3 menit

VIVA – Berita terpopuler kanal News-Trend di VIVA sepanjang Sabtu, 5 Desember 2020 diwarnai dengan sejumlah isu menarik. Berita soal debat perihal figur Papua Barat merdeka Benny Wenda salah satunya. Benny Wenda kembali heboh dan jadi kontroversi karena klaim dan pengakuannya sebagai presiden di Papua Barat. Pemerintah RI sudah merespons manuver tokoh kemerdekaan Papua Barat itu sebagai makar.

Selain itu berita soal mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Sudi Pudjiastuti jawab telak tudingan kebijakan masa kementeriannya keliru juga termasuk berita yang diminati pembaca.

Apa saja berita terpopuler yang ramai pembaca? Cek lewat round up di bawah ini.

1. Debat Sengit, Natalius Pigai Vs Yorrys soal Deklarasi Benny Wenda

Benny Wenda kembali heboh dan jadi kontroversi karena klaim dan pengakuannya sebagai presiden di Papua Barat. Pemerintah RI sudah merespons manuver tokoh kemerdekaan Papua Barat itu sebagai makar.

Hal ini dibahas dalam diskusi Dua Sisi tvOne 'Benny Wenda Deklarasi: Apa Respons Pemerintah?' Dalam salah satu sesi acara tersebut, terjadi adu argumen antara eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dengan anggota DPD asal Papua, Yorrys Raweyai.

Pigai mengawali pandangannya terkait upaya kemerdekaan Papua Barat sudah sering kali mencuat sejak 1969. Ia meminta penjelasannya selama tiga menit tak dipotong. Baca berita lengkapnya di tautan ini.

2. Djoko Tjandra Dituntut 2 Tahun Penjara, Ini Penjelasan Jaksa

Djoko Soegiarto Tjandra dituntut 2 tahun penjara dalam kasus dugaan pemalsuan surat jalan, surat keterangan pemeriksaan COVID-19 dan surat rekomendasi kesehatan untuk dapat masuk ke Indonesia.

Hal itu ditegaskan Jaksa Penuntut Umum Yeni di pengadilan negeri Jakarta Timur, Jumat, 4 Desember 2020. Djoko dinilai terbukti bersalah.

"Kami jaksa penuntut umum menuntut majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Djoko Soegiarto Tjandra telah terbukti melakukan tindak pidana menyuruh melakukan pemalsuan surat secara berlanjut. Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana 2 tahun penjara," ujarnya. Baca lengkapnya di link berikut.

3. Beredar Foto Habib Rizieq Angkat Mayat Korban Tsunami Aceh 2004

Media sosial kembali dihebohkan dengan adanya sebuah video pendek yaitu seorang Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab sedang mengangkat sebuah mayat dalam tragedi tsunami yang terjadi di Nangroe Aceh Darussalam pada 2004 silam.

Video itu diunggah dalam kanal Youtube yang berjudul “Viral Video Aksi Habib Rizieq Gotong Royong Mayat Korban Tsunami” pada Sabtu, 5 Desember 2020.

Dalam video itu telihat Habib Rizieq tengah mengevakuasi mayat korban tsunami Aceh pada tahun 2004 lalu. Terlihat masyarakat dan relawan mengangkat jenazah para korban. Baca lanjutannya di sini.

4. 10 Calon Kepala Daerah Terkaya, Nomor 1 Hartanya Rp674 Miliar

Hari pencoblosan pesta demokrasi pemilihan calon kepala daerah di 270 daerah yang tersebar di seluruh pelosok negeri ini akan berlangsung serentak pada 9 Desember 2020. Dari jumlah itu, dengan rincian Pilkada di 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.

Tentunya, para calon kepala daerah yang maju dalam kontestasi itu memiliki harta kekayaan yang berbeda beda antara satu dan lainnya.

Berdasarkan catatan data Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Calon Kepala Daerah 2020 dari Komisi Pemberantasan Korupsi tergambar jelas mana calon kepala daerah yang terkaya. Untuk tahu lengkapnya ada di tautan berikut.

5. Jawaban Telak Susi Usai Dituding Hashim Kebijakannya Keliru

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti angkat bicara soal tudingan Hashim Djojohadikusumo yang menyebut larangan ekspor benih lobster adalah keliru dan merugikan nelayan.

Dalam video berdurasi 1 menit 27 detik yang diunggah di akun pribadi @susipudjiastuti, mantan menteri berusia 55 tahun itu menyebut memang ada pihak yang mengatakan kebijakannya saat menjabat sebagai Menteri KKP periode 2014-2019 keliru. Baca berita menarik ini di link berikut.