Debut Hari Ini, Girl Group Aespa Juga Diterpa Isu Plagiarisme

Tasya Paramitha
·Bacaan 1 menit

VIVA Girl group Aespa resmi debut hari ini, Selasa, 17 November 2020. Sebelum debut, mereka telah merilis teaser foto-foto dan video musik perdana mereka berjudul Black Mamba.

Sayangnya, saat teaser tersebut dirilis, fans K-Pop mulai membandingkannya dengan video musik milik girl group virtual League of Legends, K/DA berjudul POP/STARS, dan menunjukkan sejumlah kemiripan.

Mulai dari latar tempat yakni di subway atau kereta bawah tanah, color schemes neon hingga graffiti yang digunakan. Tak hanya itu, estetika video musik Black Mamba milik girlband asuhan SM Entertainment itu juga disebut sangat mirip dengan video musik K/DA.

Para fans lantas mempertanyakan maksud SM Entertainment dengan kemiripan ini, yang banyak membuat warganet menuduh mereka melakukan plagiarisme.

Baca Juga: Baru Juga Debut, Girlband Korea STAYC Dituduh Lakukan Plagiarisme

"Bukannya SM Entertainment agensi besar? Apa-apan ini, kekurangan kreativitas. Ini sangat mengejutkan," ucap warganet dikutip dari laman Koreaboo.

"Apa mereka bercanda? Dari AVATAR sampai MV, semua mirip. Bagaimana mungkin mereka terus memaksa bahwa mereka tidak melakukan plagiarisme? Terlalu banyak kemiripan," kata yang lain.

"Apa mereka (Aespa) cover group-nya K/DA?" tulis warganet.

SM Entertainment sendiri belum buka suara terkait tuduhan ini.

Sebagai informasi, ini bukan kali pertama Aespa diterpa tuduhan plagiarisme. K/DA telah menyebutkan tuduhan ini sejak konsel AI Aespa pertama kali diungkap.

Namun, perilisan teaser MV Aespa juga membuat seniman visual dari Jerman, Timo Helgert buka suara. Itu karena video musik Aespa nyaris identik secara tema dengan salah satu karyanya.

Helgert pun mengklaim bahwa SM Entertainment menjiplak karyanya dan mereka tak meminta izin maupun bekerja sama dengannya.