"Decluttering" kunci untuk menata dapur di rumah jadi apik

Proses "decluttering" menjadi kunci untuk menata dapur maupun area rumah lainnya menjadi apik dan terlihat rapi bagi penghuni rumah.

Hal itu diungkapkan oleh Founder Cabin Neat Ivanno Viva yang menawarkan jasa penataan rumah secara profesional di Indonesia.

"Decluttering itu proses yang paling penting untuk kita meng-organize suatu area. Karena tanpa decluttering percuma seseorang itu melakukan organizing karena barangnya justru tidak berkurang," kata Ivanno dalam webinar yang diselenggarakan Shopee, Selasa.

Baca juga: Happy Asmara kenalkan budaya lokal Jawa Timur lewat dangdut

Sejak pandemi COVID-19, tak bisa dipungkiri minat masyarakat terhadap kegiatan mendekorasi serta menata rumahnya agar lebih nyaman dan tampil estetik terbilang meningkat.

Namun rupanya kerap banyak yang salah kaprah ketika melakukan proses penataan dan berakhir menambah barang yang kurang pas berada di rumah.

Istilah decluttering merujuk pada kegiatan pemilihan dan pemilihan produk di sebuah area rumah sebelum ditata.

Pemilik rumah bisa memisahkan barang yang dibutuhkan untuk tetap disimpan serta ditata, barang yang harus dibuang, dan barang yang bisa didonasikan agar proses menata suatu area di dalam rumah menjadi lebih efisien.

Decluttering harus menjadi titik awal dalam penataan suatu area agar pemilik rumah tidak kehilangan fokus.

Ivanno memberikan tip agar pemilik rumah bisa meluangkan waktu 1-2 jam untuk melakukan decluttering tersebut sehingga bisa dilakukan dengan lebih tenang.

Setelah berhasil melakukan decluttering dan mengikhlaskan barang-barang yang tidak terpakai entah didonasikan atau didaur ulang, pemilik rumah bisa mulai menata barang-barang kebutuhan-nya.

Rak tambahan bisa menjadi salah satu solusi yang dibeli untuk menambah tempat penyimpanan produk sehingga lebih rapi dan apik.

"Penataan rumah itu bisa dimulai dari area yang paling kecil dulu. Misalnya dimulai dari laci kecil di samping meja kerja atau meja dapur. Setelah berhasil melakukan penataan di area yang kecil, timbul rasa puas dan itu bisa mendorong kita untuk melakukan penataan di area yang lebih luas lagi," kata Ivanno.

Baca juga: Inspirasi kado valentine unik untuk yang gemar menata rumah

Baca juga: Lima tips praktis untuk mulai "decluttering"

Baca juga: Tips kreasi bekal makan anak yang praktis dan bergizi