Dede Yusuf Sambangi KPK Urus LHKPN

Jakarta (ANTARA) - Calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Demokrat, Yusuf Macan Effendy atau biasa dikenal dengan nama Dede Yusuf, menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu untuk mengurus Laporan Harta dan Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPKN).

"Iya, untuk Laporan Harta Kekayaan," kata Dede Yusuf sesaat sebelum memasuki Gedung KPK di Jakarta, Rabu.

Meski demikian Dede masih enggan menyebutkan angka dan nilai pertambahan kekayaannya pada tahun 2012.

"Nanti setelah dilihat dan diperiksa ketahuan nambahnya berapa," ujar Dede.

Selain itu ia juga masih menolak secara halus pertanyaan dari wartawan terkait angka kekayaannya pada tahun 2011.

"Nanti ya sehabis saya laporkan, keluar dan hasilnya akan kita kasih lihat. Sudah terlambat setengah jam ini," kata Dede.

Dede Yusuf mendatangi Gedung KPK pada pukul 12:40 WIB mengendarai sebuah mobil Range Rover dan mengenakan jaket berwarna cokelat.

Sebelumnya pada Rabu (21/11), Calon Wakil Gubernur Jawa Barat yang berpasangan Ahmad Heryawan, Deddy Mizwar, juga mendatangi KPK untuk keperluan serupa, yaitu melaporkan LHKPN.

Deddy juga serupa dengan Dede, masih enggan menyebutkan nominal kekayaan yang ia laporkan kepada KPK.

"Masih belum, masih banyak yang perlu diperbaiki. Nanti kalau saya ngomong salah. Sebentar lagi akan resmi nanti," kata Deddy Mizwar seusai menyerahkan LHKPN kepada KPK, di Jakarta, Rabu (21/11).

Deddy juga menyebutkan bahwa pasangan Calon Gubernur yang ia dampingi, Ahmad Heryawan, sudah menyampaikan LHKPN.

"Kang Aher (Ahmad Heryawan) sudah," tutur Deddy.

Dede Yusuf, maju dalam Pemilihan Gubernur Jabar sebagai Cagub didampingi Lex Laksamana yang diusung oleh koalisi Partai Demokrat, PAN, PKB dan Gerindra.

Selain pasangan Dede Yusuf-Lex Laksamana, empat pasangan lain yang maju sebagai Cagub-Cawagub Pilgub Jabar adalah Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki diusung PDIP, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar (koalisi PKS, PAN, Hanura, PBB), Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim (Golkar) serta satu pasangan dari jalur perseorangan yaitu Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib.

Saat ini Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jabar sedang melakukan verifikasi kepada persyaratan dokumen pasangan calon yang mengajukan diri.

Sementara itu, sebelumnya Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jabar mempertanyakan lampiran KPU Jawa Barat mengenai tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar 2013.

"Ada dua jadwal yang berbeda. Ada lampiran keputusan KPU Jabar mengenai tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar 2013, tertanggal 16 Juli dan ada juga yang tanggal 20 Juli 2012," kata Ketua Panwaslu Jawa Barat Ihat Subihat, di Kota Bandung, Rabu.

Menurut dia, kedua lampiran tersebut dipakai oleh KPU Jawa Barat dalam proses pelaksanaan Pilgub Jabar 2013.

Pihaknya mencontohkan, dalam lampiran tertanggal 16 Juli penyusunan daftar pemilih dinyatakan pelaksanaannya pada tanggal 27 September-9 Oktober 2012, namun pada lampiran tertanggal 20 Juli penyusunan daftar pemilih pelaksanaan pada tanggal 8 Oktober sampai 4 November 2012. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.