Dedik Setiawan Jalani Operasi Lutut Selama 5 Jam, Pemain Arema FC Berikan Dukungan

Bola.com, Malang - Striker Arema FC, Dedik Setiawan, naik meja operasi di Rumah Sakit Persada, Malang, Kamis (7/11/2019). Operasi cedera ligamen lutut kanan itu berjalan lancar. Namun, ada satu hal yang membuatnya deg-degan, yaitu proses operasi yang memakan waktu hingga lima jam.

Cedera lutut yang dialami Dedik Setiawan memang cukup parah. Otot ligamennya sudah putus, selain ada bagian otot yang juga robek di lutut yang sama hingga 70 persen.

"Operasinya sampai lima jam karena agak rumit. Namun, semua sudah berjalan dengan baik," ujar dokter tim Arema, Nanang Tri Wahyudi.

Kini, dedik masih harus berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan setelah operasi. Namun, kabarnya ia sudah diperbolehkan pulang pada Minggu (10/11/2019).

Para pemain Arema FC pun sempat menjenguknya. Hendro Siswanto, Ahmad Alfarizi, Ikhfanul Alam, Hamka Hamzah, dan pemain lain datang menjenguknya. Para pemain datang menyempatkan diri setelah bermain dalam laga pekan ke-27 menghadapi Madura United di Stadion Kanjuruhan, Malang.

"Semoga lekas sembuh dan pulih seperti sedia kala. Satu yang terpenting setelah operasi adalah harus benar-benar menjalani terapi secara rutin," ujar kapten Arema FC, Hamka Hamzah.

Konsultasi dengan Senior dan Garansi Tetap di Arema

Penyerang Arema, Dedik Setiawan, melakukan selebrasi setelah membobol gawang Persita di leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (26/1/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Dedik mengaku sempat meminta masukan dari beberapa pemain yang juga pernah mengalami cedera serupa sebelum memutuskan untuk menjalankan operasi. Hamka Hamzah, dan mantan pemain Arema FC, Ahmad Bustomi, adalah orang-orang yang diajaknya berkonsultasi.

"Saya meminta masukan dari beberapa pemain senior. Akhirnya memilih operasi karena sudah putus ototnya," ujar Dedik.

Prediksinya, Dedik Setiawan harus absen dalam 6-7 bulan ke depan. Artinya dia harus absen hingga awal musim depan. Namun, manajemen Arema FC tetap menggaransi posisinya sebagai pemain Arema sebagai bukti pertanggungjawaban klub selain karena kontraknya masih berlaku hingga 2020.

"Dedik masih merupakan aset Arema. Dia juga seorang pemain tim nasional. Ketika cedera, tentu kami akan bertanggung jawab," tegas General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Video