Dekapan Ardi Bakrie untuk Nia Ramadhani Saat Bacakan Permintaan Maaf

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie akhirnya tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya setelah ditangkap polisi atas kasus narkoba. Keduanya dihadapkan di depan awak media di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (10/7/2021).

Pada kesempatan tersebut, Nia Ramadhani membacakan permintaan maaf secara terbuka. Dia tampak mengenakan baju tahanan yang didobel dengan kaus lengan panjang hitam. Serta mengenakan bucket hat Dior yang harganya bisa mencapai Rp 11 juta. Sementara Ardi Bakrie hanya menggunakan dad hat untuk menutup kepalanya.

Mereka dua berdiri bersebelahan tepat di belakang Kapolres Metro Jakpus, Kombes Pol Hengki Haryadi.

Dalam kesempatan itu, Nia Ramadhani menyampaikan penyesalannya lewat surat yang ditulisnya dan dibacakan langsung dihadapan media.

Nia Ramadhani tak kuasa menahan kesedihan tatkala membaca kata demi kata di secarik kertas berwarna putih. Sesekali Nia menghela nafas panjang.

Melihat kondisi sang istri, Ardy Bakrie dengan sigap mendekat dan memberikan dekapan di pundak untuk menenangkan istrinya.

Tangisan pun pecah saat Nia menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua, anak dan keluarga besar.

"Sore hari ini mohon izinkan saya dengan segala kerendahan hati untuk mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak terkait khususnya kepada keluarga besar saya, sahabat dan teman-teman, orang-orang yang mengasihi saya, rekan kerja dan seluruh pihak yang sudah menaruh kepercayaan kepada saya," kata Nia Ramadhani dengan suara yang bergetar.

Nia Ramadhani menyebut sebagai orang tua seharusnya dirinya bisa memberikan cerminan yang baik di depan anak-anak, bukan malah melakukan hal-hal yang tidak terpuji. Dia meminta perbuatannya tidak dicontoh.

"Saya Nia Ramadhani Bakrie mengakui bahwa yang saya lakukan tidak menjadi contoh yang terpuji. Sebagai manusia saya sadar seharusnya saya memberikan contoh yang baik bagi anak saya dan orang-orang di sekitar saya," ucap Nia sambil menangis tersedu-sedu.

Janji Kooperatif

Kini Nia hanya berharap masyarakat terutama orangtua dan keluarga besar dan anak-anaknya mau memaafkan. Sang pencipta juga mengampuni kekhilafan yang ia perbuat.

"Saya berharap melalui pernyataan saya ini saya bisa dibukakan pintu maaf yang sebesarnya dari semua pihak terutama sekali lagi yang saya kasihi orang tua saya dan keluarga besar saya. Terutama anak-anak saya. Dan yang terutama buat saya adalah pengampunan dari Allah SWT," ujar dia.

Nia berjanji bersikap kooperatif dalam menghadapi kasus kepemilikan narkoba jenis sabu.

"Sebagai warga negara Indonesia yang baik saya akan bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berjalan saya ucapakan terimakasih sekali lagi untuk semua doa dan dukungannya," tandas dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel