Dekopin dorong ekosistem digitalisasi koperasi

·Bacaan 2 menit

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) mendorong ekosistem digitalisasi koperasi untuk menciptakan koperasi yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Ketua Umum Dekopin Sri Untari Bisowarno di Surabaya, Rabu (6/10) malam, mengatakan digitalisasi menjadi pembahasan utama dalam Rapat Kerja Nasional 2021 di Surabaya, 6-8 Oktober.

"Kami punya pekerjaan rumah untuk mengembangkan koperasi Indonesia, salah satunya mendorong digitalisasi," katanya kepada wartawan di sela pembukaan Rapat Kerja Nasional Dekopin 2021.

Dia menjelaskan Rapat Kerja Nasional Dekopin untuk menyusun rumusan kebijakan terkait dengan kepentingan pengembangan koperasi Indonesia hingga 2024.

"Perwakilan Dekopin dari 29 provinsi sudah hadir di sini untuk menyusun rumusan kebijakan, salah satunya mendorong digitalisasi koperasi Indonesia," ujarnya.

Menurut dia, sudah waktunya meregenerasi koperasi yang sesuai dengan era digital.

Baca juga: Dekopin perkuat jaringan koperasi saat pandemi COVID-19

Untari memaparkan baru DKI Jakarta dan Jawa Timur yang saat ini telah menyiapkan perangkat digital untuk pengembangan koperasi.

"Induk Koperasi Pedagang Pasar atau Inkopas di Jawa Timur sudah ada kesepakatan kerja melalui 'memorandum of understanding' (MoU) terkait pengembangan perangkat digital dengan Netmiko," katanya.

Inkopas DKI Jakarta, lanjut Untari, bahkan sudah mempunyai ekosistem digital yang diramu ke dalam "marketplace", selain juga TV Digital dan E-Commerce.

"Inkopas itu sudah menyatu dengan seluruh Dekopin se-Indonesia. Kami sudah masuk ke pengembangan digital dan telah memberikan kesempatan kepada tiap wilayah untuk mengembangkan itu semua. Alhamdulillah responsnya sangat baik," ucapnya.

Baca juga: Dekopin sebut masa pandemi jadi momentum bergotong royong

Ke depan, Untari mengatakan, Dekopin tinggal mengikuti bagaimana pemerintah bisa membangun korporasi dalam koperasi.

“Itu sebentar lagi juga akan kita rumuskan," ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional Dekopin 2021.

Dia mengatakan Dekopin perlu memiliki lembaga sertifikasi profesi (LSP) untuk meningkatkan kinerja sumber daya manusianya.

Untari menyatakan sepakat dengan saran gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu.

"Kalau Dekopin Jawa Timur, sejak sekitar 10 tahun lalu, memang sudah punya LSP yang direkomendasikan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Telah berjalan, di antaranya melatih manager, kasir, bagian administrasi dan petugas koperasi lainnya. Memang tidak cukup dengan hanya memiliki satu LSP. Kita perlu memiliki beberapa LSP untuk memberi kompetensi," katanya.

Baca juga: Ketua MPR dukung Dekopin arusutamakan koperasi
Baca juga: Dewan Koperasi dukung jalan damai kasus Indosurya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel