Delapan Juta Warga Australia Diminta Padamkan Listrik

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Energi Australia Chris Bowen menyerukan setiap rumah tangga di Negara Bagian New South Wales, termasuk di dalamnya Kota Sydney, untuk memadamkan listrik karena krisis energi.

Bowen menuturkan setiap orang diminta tidak memakai listrik selama dua jam setiap malam jika mereka "punya pilihan".

Namun dia mengatakan dirinya cukup yakin pemadaman listrik bisa dihindari.

Laman BBC melaporkan, Kamis (16/6), Australia mengalami krisis energi setelah sumber pasokan listrik terhenti karena lonjakan harga.

Bowen meminta warga yang tinggal di New South Wales untuk menghemat listrik semaksimal mungkin.

"Jika Anda masih punya pilihan untuk kapan menyalakan sesuatu, jangan dinyalakan pukul 18-20," kata dia dalam jumpa pers di Canberra.

Australia yang merupakan salah satu negara eksportir terbesar dunia untuk batu bara dan gas alam cair harus bergulat dengan krisis listrik sejak bulan lalu. Tiga perempat dari kebutuhan listrik negara masih menggunakan batu bara. Australia selama ini dituding kurang berbuat sesuatu untuk mengurangi emisi karbon.

Dalam beberapa pekan terakhir Australia mengalami dampak gangguan pasokan batu bara, padamnya pembangkit listrik tenaga batu bara dan melonjaknya harga energi global.

Banjir besar awal tahun ini melanda tambang batu bara di New South Wales dan Queensland, sementara masalah teknis membuat produksi anjlok.

Sekitar seperempat pembangkit listrik batu bara saat ini tidak beroperasi karena jadwal rutin pemeliharaan. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel