Delapan kapal cepat angkut ribuan penumpang rute Batam-Dumai

Delapan kapal cepat yang mengakut sekitar 3.500 orang penumpang berlayar dari Pelabuhan Sekupang, Kota Batam menuju Pelabuhan Dumai, Provinsi Riau, Sabtu.

Kadis Perhubungan Kepri Junaidi mengatakan, kapal cepat itu berlayar serentak pukul 06.00 WIB. Kapal itu, seperti Dumai Line berhenti menurunkan penumpang di sejumlah pelabuhan di pulau-pulau sebelum tiba di Pelabuhan Dumai.

"Pulau yang disinggahi seperti Karimun, Kepri dan Selat Panjang, Riau," katanya.

Baca juga: Lima unit kapal roro layani mudik Lebaran rute Bintan-Batam

Junaidi mengatakan, sebelum subuh, ribuan penumpang menumpuk di Pelabuhan Sekupang. Karena itu, delapan kapal berlayar serentak untuk mengurai penumpukan penumpang.

"Ada 15 unit kapal cepat yang disiapkan. Sampai sore ini kapal masih melayani penumpang," katanya.

Baca juga: Kapal Roro Tanjung Burang jalur Batam-Bintan kandas

Junaidi mengemukakan sekitar 2.500 orang penumpang juga diangkut sejumlah kapal cepat dari Pelabuhan Tanjung Punggur, Batam menuju Kabupaten Lingga, dan dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang ke Lingga.

"Ada delapan kapal cepat yang dikerahkan untuk melayani penumpang rute Batam-Lingga dan Tanjungpinang-Lingga," katanya.

Baca juga: Feri Baruna rute Batam-Tanjungpinang tidak beroperasi

Untuk arus mudik dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang menuju Pelabuhan Punggur, Batam, relatif terkendali. Delapan unit kapal cepat berlayar dari Tanjungpinang menuju Batam maupun sebaliknya.

Kapal berlayar ketika seluruh kursi penumpang terisi.

"Jumlah penumpang ramai, ribuan orang berlayar dari Tanjungpinang ke Batam sejak tadi pagi sampai sore ini, tetapi relatif terkendali," ucapnya.

Baca juga: 10 BUMN siapkan mudik gratis rute Batam-Belawan dengan kapal Pelni
Baca juga: Mudik Bareng BUMN siapkan 7.076 tiket gratis Pelni rute Batam-Belawan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel