Delapan kontingen PON XX tiba di Papua

·Bacaan 1 menit

Sebanyak delapan kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) XX telah tiba di Provinsi Papua pada Minggu (19/9), yakni DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Lampung, Jawa Barat, Bali, Papua Barat, Banten dan Nusa Tenggara.

Ketua Harian Panitia Besar (PB) PON Papua Yunus Wonda di Jayapura, Minggu, mengatakan pihaknya mengapresiasi kontingen-kontingen yang sudah tiba di Papua.

"Kami meyakinkan para atlet dan ofisial bahwa PB PON bersama pemerintah dan masyarakat di Tanah Papua akan melayani seluruh kontingen dengan baik," kata Yunus.

Menurut dia, pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada para duta-duta olahraga yang telah tiba dan sangat antusias dengan pelayanan panitia.

"Perjalanan dari tempat saudara-saudara cukup jauh, tapi saya melihat seluruh kontingen senyum gembira dengan penyambutan kami," ujar Yunus.

Baca juga: Kontingen resmi pertama PON Papua mendapat sambutan spesial

Dia menjelaskan pihaknya berharap suasana ini tetap terjaga hingga seluruh kontingen kembali ke provinsinya masing-masing nanti.

Senada dengan Yunus Wonda, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XX Suwarno mengatakan penyambutan kontingen berjalan dengan baik, sesuai dengan perencanaan dan simulasi yang sudah dilakukan.

“Kedatangan kontingen dilayani sesuai dengan simulasi kegiatan penjemputan, kontingen tiba di bandara dijemput panitia bidang acara, lalu menuju ke kendaraan dan langsung ke tempat penyambutan di halaman parkir Stadion Barnabas Youwe,” ungkap Yunus.

Dia menambahkan tiba di stadion, kontingen disambut tarian khas Papua, lalu dilayani validasi e-Hac dan aktivasi ID Card, kemudian istirahat, menikmati makanan ringan dan selanjutnya diantar ke akomodasi masing-masing.

Baca juga: Simulasi kedatangan kontingen PON Papua digelar di Bandara Sentani
Baca juga: DIY berangkatkan kontingen terbesar pertama ke Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel