Delapan Perwira Tinggi TNI AU Dimutasi  

TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar TNI melakukan mutasi dan promosi terhadap delapan perwira tinggi TNI Angkatan Udara. Kepala Dinas Penerangan Umum Mabes TNI Kolonel Cpl Minulyo Suprapto mengatakan mutasi ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja lembaganya.

"TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja sehingga lebih optimal," katanya dalam siaran pers, Sabtu, 20 April 2013.

Keputusan pemutasian dan promosi ini ditetapkan berdasar Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/292/IV/2013 tertanggal 18 April 2013, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Minulyo mengatakan ketetapan tersebut berlaku mulai 18 April kemarin.

Delapan perwira tinggi itu adalah:

1. Marsdya TNI Daryatmo, S.I.P., dari Kasum TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (persiapan pensiun),

2. Marsdya TNI Boy Syahril Qamar, S.E., dari Wakasau menjadi Kasum TNI,

3. Marsdya TNI Sunaryo, dari Dansesko TNI menjadi Wakil KSAU,

4. Marsda TNI Ismono Wijayanto, dari Asrena KSAU menjadi Dansesko TNI,

5. Marsda TNI Mawardi, S.E., dari Aspers Kasau menjadi Asrena Kasau

6. Marsma TNI Herry Wibowo Eslan, dari Wasrena KSAU menjadi Aspers KSAU,

7. Marsma TNI Azman Yunus, dari Kadispenau menjadi Wasrena KSAU,

8. Kolonel Pnb Suyadi Bambang S., dari Kapuskodalau menjadi Kadispenau.

NUR ALFIYAH

Topik Hangat:

Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo

Berita Terpopuler:

Kena Gusur, Warga Waduk Pluit Marah kepada Jokowi

Begini Tampang Tersangka Bom Boston Sesuai CCTV

Lion Air Jatuh, Boeing Beri Penghargaan Pilot

Jokowi Dilarang 'Nyapres'

Jokowi Tak Suka Ujian Nasional

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.