Delapan Tahanan di Rutan Solok Selatan Kabur

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Delapan tahanan Rutan Kelas IIB Muaralabuh, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, melarikan diri dengan cara merusak ventilasi yang ada di dalam sel, Kamis malam, 29 April 2021.

Kepala Polsek Sungai Pagu AKP Elvi Indra, di Padang Aro, Jumat, mengatakan sesuai informasi yang dia peroleh, delapan narapidana Rutan Muaralabuh itu kabur dengan cara menggergaji besi dan kawat berduri yang dipasang pada ventilasi.

Namun untuk lebih jelasnya dia meminta untuk menghubungi langsung kepala Rutan Kelas IIB Muaralabuh, karena mereka yang lebih berhak memberitahukan kejadian sesungguhnya.

Elvi menegaskan, dalam kejadian ini polisi, katanya, hanya membantu mencari, dan berharap semua tahanan yang kabur secepatnya bisa tertangkap. Dia telah mengerahkan 10 personel untuk memburu.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polsek terdekat seperti Polsek Sangir dan Koto Parik Gadang Diateh untuk menyekat akses keluar daerah," katanya.

Polsek Sangir, katanya, sudah dihubungi untuk mengantisipasi terpidana kabur ke arah Kerinci, Provinsi Jambi. Sedangkan sekat di Koto Parik Gadang Diateh untuk mengantisipasi narapidana kabur ke arah Kabupaten Solok.

Sementara Kepala Lapas Kelas IIB Muaralabuh saat dihubungi melalui telepon selulernya belum menjawab dan pesan singkat yang dikirimkan juga belum dibalas. (ant)