Demi Barcelona, Xavi Hernandez Tolak Jadi Pelatih Timnas Brasil

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Xavi Hernandez sangat antusias menyambut kepulangannya ke Barcelona. Dia bahkan rela menolak pinangan federasi sepak bola Brasil demi mewujudkan mimpinya menangani skuat Blaugrana.

Sejak tahun lalu, Xavi sebenarnya sudah diminta untuk menangani Barcelona. Namun pelatih berusia 41 tahun itu masih berkomitmen untuk menuntaskan kontraknya bersama klub asal Qatar, Al-Sadd.

Manajamen kemudian menunjuk Ronaldo Koeman. Namun saat pelatih asal Belanda itu dipecat dua pekan lalu, Xavi Hernandez mulai berubah pikiran. Dia sangat antusias kembali ke Camp Nou.

Mimpi Xavi pun berubah jadi nyata. Lewat negosiasi yang tidak telalu panjang, pria berusia 41 tahun itu berhasil dipulangkan dari Qatar dan dipercaya menangani skuat Blaugrana hingga Juni 2024.

Kembalinya Xavi ke Camp Nou mendapat sambutan meriah. Diperkirakan sekitar 10 ribu fans hadir untuk menyaksikan perkenalan resmi Xavi sebagai pelatih baru Barcelona, Senin (8/11/2021).

Komentar Xavi Hernandez

Xavi pun yang kini tampil berbeda dengan balutan jas parlente membalas sambutan para fans dengan lambaian tangan penuh kehangatan. (AP/Joan Monfort)
Xavi pun yang kini tampil berbeda dengan balutan jas parlente membalas sambutan para fans dengan lambaian tangan penuh kehangatan. (AP/Joan Monfort)

"Saya sangat antusias," kata Xavi seperti dilansir dari Theglobeandmail.

"Kita adalah tim terbaik di dunia dan kita akan bekerja keras untuk sukses. Barcelona tidak bisa puas hanya dengan kekalahan atau hasil imbang. Kita harus memenangkan setiap laga," bebernya.

Tolak Tawaran Melatih Timnas Brasil

Barcelona ternyata bukan satu-satunya klub yang berminat membajak Xavi dari Al-Sadd. Dalam sambutannya, Xavi mengaku sempat berkomunikasi dengan federasi sepak bola Brasil.

"Kami bicara dengan federasi sepak bola Brasil," katanya. "Idenya adalah menjadikan saya asisten pelatih untuk (pelatih kepala) Tite lalu mengambil alih tim usai Piala Dunia Qatar 2022," katanya.

"Namun keinginan saya adalah datang ke Barcelona. Saya menunggu sampai momennya tepat dan saya pikir ini adalah momen yang tepat. Saya rasa, saya sangat persiapan sekarang."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel