Demi Honda Bikers Day, Komunitas Ini Rela Touring 15 Hari

Liputan6.com, Jakarta - Bagi sebagian pecinta sepeda motor, berkumpul bersama teman dengan melakukan touring merupakan satu aktifitas yang sangat mengasyikan. Terlebih, kegiatan tersebut berbarengan dengan hajatan besar, seperti Honda Bikers Day (HBD) 2019.

Hal tersebutlah yang dilakukan oleh Darul Ambiya, dari komunitas Scooopy Tamiang Aceh. Tidak tanggung-tanggung, bersama temannya dari komunitas BeAt One Heart Club (Borca), mereka melakukan touring kurang lebih 3.000 km menuju tempat berlangsungnya HBD 2019, di Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah.

"Lumayanlah, perjalanan kita sekitar 15 hari dari Aceh, berangkat sejak 12 November 2019," jelas Darul saat berbincang dengan wartawan di Lapangan Jendral Besar Sudirman, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah.

Touring menuju HBD 2019 ini, dilakukan tiga orang, dengan menggunakan dua motor. Perjalanan atau touring jauh ini bukan pertama kali dilakukan, karena sebelumnya saat perayaan HBD 2019 di Gunung Kidul, Yogyakarta, juga melakukan touring yang sama.

"Saya memang senang touring, setidaknya untuk membuktikan apakah ada saudara yang tanpa ikatan darah," tegasnya.

Sementara itu, selain Darul, yaitu Murdani dari Borca bercerita, jika touring kali ini ia berboncengan bersama temannya. "Jadi, kalau ada salah satu di antara kita yang lelah, bisa gantian," tambahnya.

Persiapkan motor dan mental

Selama perjalanan, memang tidak berlangsung lancar-lancar saja. Bahkan, ada suatu saat ketika jalan yang hendak dilewati kebanjiran, dan motor jatuh hingga akhirnya rombongan mencari bengkel agar motornya bisa diperbaiki dan melanjutkan perjalanan.

"Memang touring jarak jauh itu butuh persiapan yang matang. Selain sepeda motor yang prima, juga kondisi badan, dan mental juga dipersiapkan," tegas Darul.

Paling penting, memang harus menyiapkan material atau uang, karena meskipun selama perjalanan pasti ada komunitas yang membantu, pastinya tidak bisa bergantung dengan orang lain.

"Kita kumpulkan uang dahulu, karena di Aceh saya kerja di kedai kopi, jadi bisa mengumpulkan uang dahulu," pungkas Dani.