Demi Istri Tercinta, Kakek Ini Berjuang Menjemput Rezeki meski Punya Keterbatasan

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Setiap orang pasti menginginkan masa tua hidup bahagia tanpa harus bersusah payah terus bekerja. Hanya saja tak semua orang bisa mendapatkan itu, seperti kisah Kakek Balki ini. Ada kisah hidup yang begitu menyentuh dari perjuangannya.

Di usianya yang senja, ia harus tetap berjuang demi mencari nafkah untuk istri. Meski memiliki keterbatasan, Kakek Balki tetap mencari rezeki. Sehari-harinya iacharus bekerja dengan menggunakan satu kakinya dan bantuan tongkat.

Sehari-harinya kakek paruh baya ini berjualan koran demi memenuhi tanggung jawab sebagai seorang suami. Ia berjualan koran dengan bantuan tongkat yang selalu setia menemani tiap langkahnya.

Melansir laman merdeka.com, seperti yang dijelaskan dalam unggahan akun Instagram @rumahyatim, Kakek Balki menjual koran kepada orang yang kerap memberhentikan kendaraan di lampu merah.

"Kakek punya istri di rumah yang harus dinafkahi. Kakek ingin terus sehat supaya bisa terus bekerja dan mencari nafkah yang halal,” ucapnya kakek Balki.

Kakek Berjualan Koran

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/photographeeeu
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/photographeeeu

Pekerjaan yang dilakukan oleh kakek Balki menghasilkan keuntungan yang jauh dari kata cukup. Satu koran yang dijualnya, ia hanya mengantongi untung Rp1 ribu saja.

Sedangkan pada setiap harinya, tak semua koran yang dijualnya laku. Terkadang kakek hanya berhasil menjual sebanyak 20 koran.

Itu kalau sedang ramai, belum lagi jika kakek sedang sepi pembeli. Mirisnya, apabila sepi pembeli, koran kakek Balki hanya terjual 5 buah saja.

"Kadang 20 koran yang terjual, untungnya cuma seribu dari tiap koran buat kakek. Kalau lagi sepi, paling koran yang laku hanya 5,” kata yang terucap lirih dari bibir kakek Balki.

Sebelum kehilangan pekerjaannya, kakek Balki ini sempat menjadi seorang buruh tani. Namun peristiwa nahas tengah menimpa kakek Balki.

Ia mengalami kecelakaan yang terjadi pada puluhan tahun lalu. Kecelakaan tersebut harus membuat kakinya diamputasi dan sontak kehilangan pekerjaan sebagai buruh tani.

"Awalnya kakek seorang buruh tani, tapi sejak kecelakan puluhan tahun lalu yang menyebabkan kakinya diamputasi, kakek tak bisa lagi jadi buruh tani," tulis keterangan akun Instagram.

Semoga Kakek Balki senantiasa diberi kesehatan dan umur panjang, ya.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel