Demi Nonton Film Baru di XXI, Jakson F Tiago Terpaksa Terbang ke Jakarta

TRIBUNNEWS.COM – Sibuk melatih Persipura Jayapura tidak membuat Jackson F Tiago tidak kehabisan akal untuk mengisi kepenatannya dengan refreshing. Salah satu cara pelatih asal Brasil untuk mengisi kepenatannya itu adalah dengan menonton di XXI. Bahkan pria beranak tiga tidak segan-segan merogoh kocek lebih dalam hanya untuk menyaksikan film kesukaannya di Surabaya atau Jakarta.

"Ya saya terpaksa datang ke Jakarta atau Surabaya hanya untuk menonton. Karena di Jayapura tidak ada bioskop XXI. Nggak masalah mengeluarkan duit banyak, karena ini hobi saya sejak muda," kata Jackson kepada Berita Kota Superball (Tribunnews.com Network), Sabtu (25/5/2013).

Pria kelahiran Rio de Janeiro, Brasil pada 28 Mei 1968 itu mengakui lebih banyak menyukai film-film action Hollywood, seperti Iron Man 3 dan Fast and Furious 6. "Saya suka film Fast and Furious karena saya menyukai driving. Saya sudah menunggu-nunggu film itu. Aksinya sangat bagus," ucap Jackson.

Jackson mengakui bahwa sangat menyukai aktor Hollywood, seperti Denzel Washington, Al Pacino, Robert de Niro, dan Sean Connery. "Film yang mereka bintangi enak ditonton. Meski saya tahu mereka main bohongan di film, tetapi film itu seperti cerita nyata. Jadi seolah-olah kita melihat kejadiannya langsung dengan mata," imbuh Jackson.

Selain film Hollywood, Jackson juga pernah menonton film lokal berjudul Di Timur Matahari yang diproduseri oleh Ari Sihasale."Film itu juga bagus menggambarkan kehidupan anak-anak Papua. Itu sesuai dengan pekerjaan saya yang sekarang sebagai pelatih tim terbaik Papua," jelas Jackson.

Baca Juga:

  • Persipura Siapkan Pemain Pengganti
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.