Demi Program Diet, Pria Ini Makan Daging Mentah Selama 3 Tahun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Lincoln - Seorang penduduk Nebraska, Weston Rowe, telah mengonsumsi daging mentah, termasuk ayam selama tiga tahun terakhir – dan tidak berencana untuk berhenti.

Dilansir dari laman New York Post, Rabu (6/10/2021), Rowe (39), makan makanan mentah kaya protein seperti daging sapi, hati, ayam, dan organ hewan lainnya. Semua produk berasal dari peternakan sapi perah dan unggas lokal.

Ia percaya bahwa dietnya telah membantu meningkatkan energi – meski banyak peringatan tentang infeksi termasuk salmonella yang berbahaya.

"Saya dalam kesehatan yang lebih baik, baik secara fisik maupun mental, lebih baik daripada yang pernah saya alami dalam hidup saya," ujar Rowe pada Caters News Agency. Ia tak lagi makan makanan olahan dan menghabiskan sekitar $140 (2 juta rupiah) seminggu untuk makanannya.

Rowe tidak suka ngemil dan makan dua atau tiga kali sehari. Dia terkadang melewatkan sarapan, tetapi makan tiga atau empat telur mentah dan sepotong buah.

"Buah adalah salah satu hal langka yang saya makan yang tidak berbahan dasar daging," ujarnya.

"Saya mengatakan saat ini saya makan 99% daging mentah segar dan tidak pernah sakit atau merasa tidak baik karena diet saya," klaimnya.

"Menurut saya, itu adalah harga yang pantas untuk dibayar untuk makan makanan terbaik dan paling bergizi di dunia dan sebenarnya sama dengan jumlah yang saya habiskan untuk junk food."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kontroversi Makan Daging Ayam Mentah

Ilustrasi daging ayam mentah (pexels)
Ilustrasi daging ayam mentah (pexels)

Ia menjelaskan bahwa ia mengubah pola makannya ketika ia mulai merasakan kabut otak, penurunan energi dan eksim. Namun, satu kategori makanan telah menyebabkan banyak kontreversi terhadap diet Rowe. Ayam mentah. Ayam mentah dikaitkan dengan Salmonella, tetapi Rowe yang berbasis di Omaha mengklaim bahwa ia telah menyantap rautsan pon ayam mentah dan bahkan tidak pernah hampir sakit sekalipun.

"Ini sangat kontroversial, tetapi saya percaya bahwa daging mentah memiliki keseimbangan alami bakteri di dalamnya yang bekerja secara simbiosis dengan tubuh kita dan memiliki tujuan," kata Rowe.

Makan siang adalah makan terbesarnya hari itu – ia makan satu pon daging mentah dengan setengah pon mentega mentah, tanpa garam, dan tiga atau empat telur mentah. Sepotong buah juga ditampahkan dalam menu makan siangnya.

Untuk makan malam, Rowe makan makanan yang sama dengan kentang yang dimasak, yang mungkin satu-satunya makanan masak yang dimakan Rowe akhir-akhir ini.

Dan untuk pencuci mulut, Rwe menyantap eskrim. Namun, bukan sembarang es krim. Es krim buatannya dibuat dari krim segar, susu, telur, dan madu, yang benar-benar sehat dan lezat, menurut Rowe.

Hati ayam adalah makanan favorit nya, bersama dengan daging sapi mentah dan otak domba. Rowe juga mengesampingkan pemakaian bumbu pada daging mentahnya dengan mengatakan bahwa ia lebih suka tanpa bumbu.

Meskipun banyak yang menentang gaya diet Rowe, ia mengatakan bahwa keluarga dan teman-temannya mendukung gaya hidup yang dipiliihnya.

“Semua orang di sekitar saya benar-benar menerima kebiasaan makan saya dan selalu sangat tertarik ketika mereka pertama kali memperlajarinya.” Kata Rowe.

Reporter: Ielyfia Prasetio

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel