Demi Sang Putra, Legenda WRC Akan Hadiri Reli Monza

I Gede Ardy Estrada
·Bacaan 1 menit

Namun ini bukan kisah tentang peraih 30 kemenangan dan dua gelar WRC 2000 dan 2002, Marcus Gronholm, melainkan putranya, Niclas, yang siap debut pada 3-6 Desember.

Niclas akan turun mengemudikan Skoda Fabia Rally2 dan sang ayah juga turut hadir di Monza. Marcus ingin terus mengamati perkembangan putranya tersebut secara langsung.

Sebagai putra seorang legenda, Niclas, 24 tahun, tak asing dengan reli. Ia telah menekuni ajang ini sejak 2014 dalam RC Lites Cup. Tetapi ia tidak familier berkendara di aspal.

Pereli GRX Taneco, Niclas Gronholm (kiri), bersama ayahnya, juara dunia WRC dua kali, Marcus Gronholm.

Pereli GRX Taneco, Niclas Gronholm (kiri), bersama ayahnya, juara dunia WRC dua kali, Marcus Gronholm.<span class="copyright">FIA World Rallycross</span>
Pereli GRX Taneco, Niclas Gronholm (kiri), bersama ayahnya, juara dunia WRC dua kali, Marcus Gronholm.FIA World Rallycross

FIA World Rallycross

"Saya pikir orang perlu ingat bahwa dia mengikuti (Reli) Monza untuk belajar meningkatkan kemampuan mengemudi dan menikmatinya setelah putaran terakhir (WRX) dibatalkan."

Walau akan melakoni debut dalam WRC, Marcus menampik anaknya bakal banting setir dan meninggalkan kariernya di World Rallycross (WRX), yang telah dilakoni sejak 2015.

"Oke, dia mungkin punya beberapa ide terkait kontrol atau pengendalian mobil, namun saya kira dia bisa sangat lambat pada etape Sabtu," tutur Marcus.

"Sudah beberapa orang mengatakan bahwa ini (Reli Monza) adalah awal Niclas beralih ke reli dan bukan rallycross. Itu tak akan terjadi, ini hanya untuk bersenang-senang."