Demi Selamatkan Laut, Kenya Buat Mobil dari Sandal Jepit Bekas

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Begitu banyak sampah mencemari lingkungan. Bukan hanya jalanan, pantai dan laut menjadi area yang paling banyak berpolusi. Sampah plastik merupakan jenis sampah yang paling banyak ditemukan. Namun, banyak juga sampah sandal jepit yang sulit untuk didaur ulang dan teronggok mengotori pantai, laut, dan lingkungan sekitar.

Untuk itu, sebuah wirausaha sosial di Kenya, Ocean Sole, berusaha untuk tidak hanya membersihkan sampah di lingkungan pantai dan laut, tetapi juga mendaur ulang sampah yang mereka temukan. Sandal jepit bekas jarang sekali didaur ulang dan tidak memiliki nilai untuk dijual kembali.

Untuk itu, Ocean Sole kemudian menyulap sampah sendal jepit menjadi sebuah mobil. Dilansir dari Eco Watch, mereka membutuhkan waktu 3,5 bulan untuk membuat mobil tersebut dari 3500 sandal jepit bekas.

Bukan hanya mobil, Ocean Sole juga menyulap sandal jepit bekas menjadi karya seni, seperti mainan anak, hiasan dinding, dan boneka. Mereka terinspirasi dari mainan anak-anak yang dibuat dari serpihan sisa-sisa sandal jepit.

Sandal jepit menjadi salah satu sampah yang tidak bisa didaur ulang dan salah satu yang paling banyak mengotori pantai dan laut. Setiap tahun, ada 90 ton sandal bekas yang mencemari pantai di Kenya.

Tahun ini, Ocean Sole telah mengumpulkan dan mendaur ulang 750.000 sandal jepit bekas

Buka Lapangan Kerja

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Dengan mendaur ulang, Ocean Sole juga membuka lapangan kerja baru. Bahkan, mereka juga berjuang untuk memerangi pengangguran di negara tersebut.

Kini, lebih dari 100 orang di Ocean Sole memiliki pendapatan tetap.