Demo BEM UI Ricuh, Massa Saling Dorong dengan Petugas Keamanan Kampus

Merdeka.com - Merdeka.com - Demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di Kampus UI, Depok, Selasa (30/8), diwarnai kericuhan. Sekitar 1.000 massa terlibat aksi saling dorong dengan petugas Pengamanan Lingkungan Kampus (PLK) yang mengadang dan tidak mengizinkan mereka masuk ke depan Gedung Rektorat.

Namun massa tak menyerah. Mereka terus mendorong dan merangsek agar dapat menembus barier. Pada dorong awal, beberapa PLK dan mahasiswa terjatuh. Kemudian pada dorong selanjutnya massa berhasil menjebol barikade dan petugas PLK.

Massa berhamburan tepat di depan Gedung Rektorat. "Turun rektor," teriak pendemo melalui pengeras suara.

Mahasiswa Bertahan di Depan Gedung Rektorat

Hingga kini massa masih bertahan di depan gedung. Perwakilan BEM orasi bergantian. Selain itu juga ada aksi teatrikal. "Mahasiswa turun ke jalan untuk kinerja rektor," ucap pendemo.

Massa menuntut agar rektor mau menemui massa. Hingga kini mereka masih bertahan di depan gedung rektorat. "Kita akan masuk dan menemui rektor. Kita akan masuk teman-teman," teriak pendemo.

Dalam unjuk rasa ini, massa di antaranya mempersoalkan statuta UI yang memperbolehkan seorang rektor rangkap jabatan dan masalah kecacatan formil serta substansi lainnya. Hal ini juga terkait dengan harta kekayaan rektor yang berlipat dalam tiga tahun.

BEM UI juga menuntut aturan untuk menghapus kekerasan seksual dalam kampus. Mereka juga mempersoalkan masalah biaya pendidikan yang melambung tinggi. Terakhir massa menuntut pengungkapan kasus pembunuhan mahasiswa UI di Danau UI, yang sudah tujuh tahun masih menjadi misteri.

Dua Petugas Terluka

Dua petugas PLK dilaporkan terluka dalam peristiwa itu. Mereka terluka saat massa memaksa masuk ke Gedung Rektorat UI untuk bertemu Rektor Ari Kuncoro.

Setelah menembus barisan PLK di depan area parkir, massa berkumpul di lapangan Gedung Rektorat. Mereka memaksa masuk ke dalam gedung untuk bertemu rektor. Kericuhan lebih parah terjadi. Dua petugas PLK terluka. "Dipukul sekali sama make bambu," kata Endang, petugas yang terluka.

Satpam lain yang juga terluka diketahui bernama Danang. Dia terluka di bagian kaki. Keduanya langsung mendapat pertolongan dan diamankan ke tempat lain. "Sudah dibawa ke dalam (gedung)," ucap seorang petugas yang berjaga di depan pintu masuk rektorat.

Dari sekitar empat demonstrasi yang dilakukan BEM UI di lingkungan kampus, aksi kali ini adalah aksi yang cukup besar dan diwarnai kericuhan. Pada aksi-aksi sebelumnya, massa hanya menggelar orasi. [yan]