Demo Film Anti-Islam, Mahasiswa Digebuki Polisi

TEMPO.CO, Cianjur -Demo mahasiswa Universitas Suryakancana yang memprotes film Innocence of Moslems di Cianjur, Selasa 25 September 2012, berlangsung ricuh. Mahasiswa yang sedang berorasi sambil membakar bendera Amerika Serikat dan Israel dibubarkan secara paksa.

Beberapa mahasiswa dipukuli polisi dan diangkut ke Markas Kepolisian Resor Cianjur. Polisi beralasan aksi mahasiswa itu tanpa izin. "Kami berpegang pada konstitusi bahwa jika ada aksi tanpa izin wajib dibubarkan," ujar Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan Kepolisian Resor Cianjur, Ajun Komisaris Landjar Goentoro, di Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 25 September 2012.

Akibat pembubaran paksa tersebut, dua mahasiswa terluka dan berdarah-darah. Empat mahasiswa yang diamankan masih dalam pemeriksaan aparat di Markas Polres Cianjur.

Irvan, Koordinator Aksi Mahasiswa Unsur Cianjur, mengaku sudah mengajukan izin ke kepolisian. Surat dilayangkan ke Kepolisian Resor Cianjur. "Bentuknya kan pemberitahuan, bukan izin. Sudah kami layangkan sebelum aksi," kata dia. Irvan berharap rekannya dibebaskan. "Posisi kami tidak melawan. Kami hanya menyampaikan aspirasi tanpa kekerasan."

DEDEN ABDUL AZIZ

Berita Terkait

Pakistan Blokir YouTube  

Google Ternyata Pernah Menyewakan Kambing

Hantu Lokal Dreadout Nampang di ICT Award 2012

Hari Ini, Komponis Jerman Clara Schumann di Google

Muslim di Dunia Kecam Film Innocence of Muslim

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.