Demo RUU Cipta Kerja Bubar, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

·Bacaan 1 menit
Massa buruh menggelar aksi menolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (2/11/2020). Massa buruh dari berbagai serikat pekerja tersebut menggelar demo terkait penolakan pengesahan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja dan upah minimum 2021. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Massa buruh menggelar aksi menolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Senin (2/11/2020). Massa buruh dari berbagai serikat pekerja tersebut menggelar demo terkait penolakan pengesahan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja dan upah minimum 2021. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah membuka ruas jalan yang sempat ditutup akibat unjuk rasa menolak RUU Cipta Kerja.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, saat ini arus lalu lintas di Bundaran HI yang sempat terhambat karena ada massa aksi menolak RUU Cipta Kerja, sudah terpantau normal pada pukul 16.30 WIB.

"Massa (pendemo RUU Cipta Kerja) sudah bubar sejak pukul 16.00 WIB, sehingga jalan kita kembali buka,” kata dia, Senin (2/11/2020).

Sambodo mengatakan, pihaknya akan membuka seluruh ruas jalan yang ditutup secara bertahap.

Di dekat Kedutaan Besar Prancis misalnya. Sambodo menyebut, jalur itu akan dibuka setelah kendaraan milik kepolisian meninggalkan lokasi. Demikian juga dengan Jalan MH Thamrin.

"Tinggal menunggu yang dari arah utara ke selatan karena di depan Kedubes Prancis saat ini masih ada kendaraan pasukan yang akan meninggalkan lokasi menuju ke akomodasinya masing-masing," ujar dia.

Segera Normal

Sambodo memastikan, arus lalu lintas di Jakarta Pusat segera normal.

"Untuk arus lalu lintas dari Jalan Wahid Hasyim, Kebon Sirih masih kita alihkan, sebentar lagi setelah kendaraan pasukan selesai meninggalkan lokasi maka arus lalu lintas akan dinormalkan," tandas dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: