Demo Tolak BBM Naik Selesai, Lalin Sekitar Patung Kuda Kembali Lancar

Merdeka.com - Merdeka.com - Seluruh rangkaian aksi unjuk rasa tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) telah rampung. Seluruh ruas jalan yang sebelumnya ditutup kini sudah dibuka kembali.

Kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin, sebelumnya memang terdapat penutupan ruas jalan yang dijadikan lokasi demo.

"Hari ini yang dialihkan tadi hanya dari Patung kuda ke istana, hanya dua ruas jalan yang ditutup karena memang dijadikan tempat untuk penyampaian aspirasi oleh beberapa elemen yang hadir," ungkap Komarudin di lokasi demo, Kamis (8/9).

Terlebih juga, pihak demonstran sempat melakukan mobilisasi oleh beberapa pengunjuk rasa dari sekitar patung kuda menuju depan kantor ESDM. Sehingga menimbulkan kemacetan dari berbagai arah.

"Kalaupun emang ada sumbatan-sumbatan ataupun kemacetan itu dikarenakan mobilisasi, massa yang dari daerah persiapan menuju titik aksi, dan seterusnya," ungkap Kapolres Jakarta Pusat.

Kemacetan tersebut berawal dari kawasan Patung Kuda hingga Tugu Tani. Sedangkan, dari Bundaran Hotel Indonesia kemacetan menjulang hingga kawasan Sarinah.

"Karena kita lakukan rekayasa kita bagi ruas arus lalu lintas melalui Kebon Sirih termasuk ada yg berputar kembali mengingat memang daerah ini dijadikan titik unjuk rasa," ujarnya.

Dari pantauan merdeka.com, pukul 18.05 Wib lalu lintas yang sebelumnya ditutup di Jalan Merdeka Barat sudah dibuka kembali. Bagi pengendara yang hendak melewati dari istana negara menuju patung kuda atau sebaliknya sudah dapat dilalui kembali.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) maupun Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) telah meninggalkan lokasi unjuk rasa. Adapun aksi unjuk rasa ditutup dengan pembakaran ban.

Dari pantauan merdeka.com di lokasi, Kamis (8/9) sejumlah mahasiswa sebelum meninggalkan lokasi demo. Pihaknya melakukan aksi bakar ban sebagai tanda protes kepada pihak pemerintah sekaligus tanda berakhirnya unjuk rasa pada hari ini.

Sambil meninggalkan lokasi demo dengan berurutan dan damai. Mobil unjuk rasa pun perlahan mulai mundur meninggalkan lokasi. [rhm]