Demokrat dan PKS tak gubris hasil survei LSJ

MERDEKA.COM. Survei yang dilakukan Lembaga Survei Jakarta (LSI) menyebutkan jebloknya elektabilitas Partai Demokrat. Hari hasil survei yang dilakukan LSJ pada 9-15 Februari 2013 lalu itu, partai pemenang Pemilu 2004 dan 2009 itu hanya memperoleh 6,9 persen dukungan publik.

Namun atas survei ini, elit Demokrat enggan menanggapinya. Menurut anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok, terlalu banyak survei yang beredar saat ini sehingga tidak perlu ditanggapi.

"Biarin saja, tapi kami percaya tidak semua survei mengatakan begitu. Setiap hari ada survei, nggak perlu ditanggapi lah. Besok juga bakal ada yang ngomong tiga koma, dua koma. Biarin saja. Apalagi kan itu respondennya cuma 1000 doang kok," kata Ahmad Mubarok saat dihubungi, Selasa (19/2).

Mubarok enggan menanggapi lebih lanjut mengenai survei LSJ. Partai Demokrat saat ini tetap bersemangat konsolidasi.

Hal yang sama juga berlaku bagi PKS. PKS dalam survei LSJ hanya memperoleh 2,6 persen. Meski demikian PKS optimis bila suara PKS jauh lebih besar dari survei yang dilakukan dengan 1225 responden itu

"Kami selalu memperhatikan hasil survei, tapi itu bukan ukuran pasti," kata Ketua DPP PKS Al Muzzammil Yusuf.

Kasus mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, justru dinilai PKS bakal mempengaruhi elektabilitas partai.

"Mudah-mudahan proses pengadilan nanti akan menentukan dampak itu. Kalau pengacara kita bisa memberikan bukti yang positif tentang posisi LHI, tentu akan memperbaiki posisi kita," ujarnya.

Sebelumnya, Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menyebut elektabilitas Demokrat merosot jadi 6,9 persen. Selain Demokrat, partai dengan basis massa Islam juga jeblok. PKS, PAN, PPP dan PKB memperoleh dukungan di bawah parliamentary treshold (PT) sebesar 3,5 persen.

Survei tersebut dilakukan pada 9-15 Februari 2013 dengan 1225 responden yang tersebar di 33 propinsi. Survei tersebut dilakukan teknik wawancara kuosioner dan memiliki margin of error sebesar 2,8 persen.

Berikut perolehan suara parpol versi LSJ jika Pemilu digelar hari ini:

1. Partai Golkar: 18,5 persen
2. PDI Perjuangan: 16,5 persen
3. Partai Gerindra: 10,3 persen
4. Partai Demokrat: 6,9 persen
5. Partai Hanura: 5,8 persen
6. Partai NasDem: 4,5 persen
7. PKS: 2,6 persen
8. PAN: 2,5 persen
9. PPP: 2,4 persen
10. PKB: 1,8 persen
Undecided voters: 28,2 persen

Baca juga:
Survei LSJ: Jokowi capres paling diidolakan
Survei LSJ: Demokrat semakin jeblok dengan 6,9 persen
Terpopuler di survei, Jokowi pintar bangun optimisme publik

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.