Demokrat Gandeng PAN

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arifin Al Alamudi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Jelang pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara (Sumut) ke KPU, 10-16 November, peta partai politik (parpol) di Sumut sudah mulai terpola.

Beberapa parpol ada yang sudah menggaet parpol lain untuk berkoalisi, dan terus bergerak mencari 'kawan' berkoalisi.

Sebanyak 11 parpol gurem sudah memastikan mengusung Gus Irawan Pasaribu. Mereka adalah PKB, Pelopor, PBB, PPI, Partai Kedaulatan, PKPB, PNBK, dan PMB, PPIB, PPNUI, dan PPDI.

Kabarnya, Gerindra dan PAN akan menyusul. Wakil Bupati Serdangbedagai Soekirman, kemungkinan besar akan mendampingi Gus Irawan.

Yang paling jarang dibahas adalah Partai Demokrat. Maklum, tanpa koalisi pun, parpol yang didirikan Presiden SBY sudah bisa mengusung calonnya sendiri.

Karena, Demokrat memiliki 27 kursi di DPRD Sumut. Jika mereka memutuskan siapa yang akan diusung pada hari terakhir pendaftaran, pun tak jadi masalah.

Tapi, yang namanya politik tak bisa ditebak. Kemarin, terdengar kabar PAN akan berkoalisi dengan Demokrat.

Bila dilihat dari peta politik di pusat, SBY selaku Ketua Dewan Pembina Demokrat, memang berbesanan dengan Hatta Radjasa yang saat ini menjabat Ketua Umum PAN. Koalisi keduanya tentu sangat mungkin terjadi.

Ketua DPW PAN Sumut Syah Afandin tak menampik kabar itu. Ia mengaku PAN sedang menjajaki koalisi dengan Demokrat.

"Informasinya begitu (akan berkoalisi dengan Demokrat) tapi tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan partai lain," ujar Syah Afandin yang biasa disapa Ondim, Kamis (8/11/2012).

Sekretaris DPD Demokrat Sumut Tahan Manahan Panggabean, juga tak menampik kabar itu. Menurutnya, PAN atau parpol lain masih berpeluang untuk berkoalisi dengan Demokrat.

"Masih berjalan semuanya, semua partai berpeluang untuk koalisi dengan kita," jelasnya.

Namun, keduanya masih enggan membicarakan siapa cagub-cawagub yang akan mereka usung.

Beberapa nama kandidat cagub kuat yang sedang dibahas oleh Demokrat adalah Gus Irawan Pasaribu dan Amri Tambunan. Nama baru yang muncul adalah Ramadhan Pohan, anggota DPR kelahiran Pematangsiantar.

Jika Demokrat mengusung Gus Irawan, maka kandidat kuat yang akan mendampinginya adalah Soekirman dan Ondim. Keduanya adalah kader PAN.

Bila koalisi Demokrat-PAN mengusung Gus Irawan, maka parpol lainnya yang sudah lebih dulu mengusung Gus, akan ikut dalam koalisi ini.

Jika digabungkan, hampir 50 persen suara yang dimiliki parpol akan dikantongi Gus Irawan. Ia akan menjadi lawan berat petahana, Gatot Pujo Nugroho. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.