Demokrat Tunggu Klarifikasi Istana Soal Keterlibatan Moeldoko terkait Isu Kudeta AHY

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Partai Demokrat saat ini masih menunggu klarifikasi isu keterlibatan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko terhadap rencana kudeta kursi sang Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ossy, alasan Ketua Umumnya AHY berkirim surat ke Presiden Jokowi adalah untuk mendapat klarifikasi.

"Kami berharap Istana memberikan klarifikasi apakah benar Moeldoko melakukan ini semua," ujar Ossy saat dikonfirmasi, Rabu (3/2/2021).

Sedangkan terkait masalah internal, menurut Ossy hal tersebut tak perlu klarifikasi karena sedang diurus oleh Mahkamah Partai.

"Permasalahan internal tentunya akan dilakukan sesuai mekanisme partai," ucap dia.

Ossy juga menegaskan, masalah kudeta kursi Ketua Umum Demokrat telah disetir beberapa pihak agar menyebut kudeta itu dilakukan internal partai saja.

"Saat ini, ada upaya untuk melokalisir isu ini menjadi permasalahan internal," kata Ossy.

Fokus Masalah Pihak Eksternal

Ketum Partai Demokrat  Agus Harimurti Yudhoyono menyapa para kader usai terpilih secara aklamasi saat Kongres V Partai Demokrat di JCC, Jakarta, Minggu (15/3/2020). AHY menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono menjadi ketum partai. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyapa para kader usai terpilih secara aklamasi saat Kongres V Partai Demokrat di JCC, Jakarta, Minggu (15/3/2020). AHY menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono menjadi ketum partai. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ossy menyebut saat ini Demokrat fokus mengatasi masalah pihak eksternal yang ikut dalam kudeta, dalam hal ini adalah pihak istana.

"Saya tekankan bahwa yang sedang diperjuangkan Partai Demokrat saat ini adalah keterlibatan pihak eksternal yang dekat dengan kekuasaan yang berusaha mengambil alih paksa partai kami," tegas Ossy.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: