Denada Ungkap Alasan Tolak Donasi untuk Pengobatan Putrinya

·Bacaan 1 menit
Sejak pertengahan tahun 2018 silam, putri Denada menjalani pengobatan di Singapura. Kini, kondisi Aisha semakin membaik dan sudah sekolah. Hanya saja, masih harus kontrol ke dokter. (Instagram/denadaindonesia)
Sejak pertengahan tahun 2018 silam, putri Denada menjalani pengobatan di Singapura. Kini, kondisi Aisha semakin membaik dan sudah sekolah. Hanya saja, masih harus kontrol ke dokter. (Instagram/denadaindonesia)

Sejak pertengahan tahun 2018 silam, putri Denada menjalani pengobatan di Singapura. Kini, kondisi Aisha semakin membaik dan sudah sekolah. Hanya saja, masih harus kontrol ke dokter. (Instagram/denadaindonesia)

Hidup di negeri Singa tiga tahun lebih, tentu membutuhkan biaya yang besar. Ditambah lagi saat kondisi pandemi melanda seluruh dunia. Pemasukannya semakin berkurang.Untuk terus memperjuangkan kesembuan putrinya, ia rela melepas asetnya, seperti rumah, mobil hingga perhiasan. (denadaindonesia)
Hidup di negeri Singa tiga tahun lebih, tentu membutuhkan biaya yang besar. Ditambah lagi saat kondisi pandemi melanda seluruh dunia. Pemasukannya semakin berkurang.Untuk terus memperjuangkan kesembuan putrinya, ia rela melepas asetnya, seperti rumah, mobil hingga perhiasan. (denadaindonesia)

Hidup di negeri Singa tiga tahun lebih, tentu membutuhkan biaya yang besar. Ditambah lagi saat kondisi pandemi melanda seluruh dunia. Pemasukannya semakin berkurang.Untuk terus memperjuangkan kesembuan putrinya, ia rela melepas asetnya, seperti rumah, mobil hingga perhiasan. (denadaindonesia)

Mengetahui kesulitan ekonomi yang dialami Denada, tak sedikit orang yang tergerak hatinya untuk memberi bantuan. Namun, putri artis senior Emillia Contessa  itu enggan menerima bantuan. Saat menjadi bintang tamu kanal Youtube MOP Chanel, Denada mengungkap alasannya menolak donasi. (denadaindonesia)
Mengetahui kesulitan ekonomi yang dialami Denada, tak sedikit orang yang tergerak hatinya untuk memberi bantuan. Namun, putri artis senior Emillia Contessa itu enggan menerima bantuan. Saat menjadi bintang tamu kanal Youtube MOP Chanel, Denada mengungkap alasannya menolak donasi. (denadaindonesia)

Mengetahui kesulitan ekonomi yang dialami Denada, tak sedikit orang yang tergerak hatinya untuk memberi bantuan. Namun, putri artis senior Emillia Contessa itu enggan menerima bantuan. Saat menjadi bintang tamu kanal Youtube MOP Chanel, Denada mengungkap alasannya menolak donasi. (denadaindonesia)

Pemilik nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan itu menolak donasi karena ia melihat masih banyak orang yang lebih membutuhkan di banding dirinya. (Instagram/denadaindonesia)
Pemilik nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan itu menolak donasi karena ia melihat masih banyak orang yang lebih membutuhkan di banding dirinya. (Instagram/denadaindonesia)

Pemilik nama lengkap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan itu menolak donasi karena ia melihat masih banyak orang yang lebih membutuhkan di banding dirinya. (Instagram/denadaindonesia)

Ia menambahkan, selama mendampingi putrinya berobat, ia ketemu dengan banyak orang yang senasib. Oleh sebab itu, Denada memahami dirinya bukan satu-satunya yang menderita dan harus diberi bantuan. (Instagram/denadaindonesia)
Ia menambahkan, selama mendampingi putrinya berobat, ia ketemu dengan banyak orang yang senasib. Oleh sebab itu, Denada memahami dirinya bukan satu-satunya yang menderita dan harus diberi bantuan. (Instagram/denadaindonesia)

Ia menambahkan, selama mendampingi putrinya berobat, ia ketemu dengan banyak orang yang senasib. Oleh sebab itu, Denada memahami dirinya bukan satu-satunya yang menderita dan harus diberi bantuan. (Instagram/denadaindonesia)

Demi mencukupi kebutuhannya dan putrinya, Denada rela  bolak balik Jakarta Singapura. Bahkan ketika  pandemi tidak ada tawaran, ia menjadi instruktur zumba. Selain itu, juga melepas aset yang dimilikinya. “Intinya, apa yang bisa dijual ya dilepas,” kata Denada.
Demi mencukupi kebutuhannya dan putrinya, Denada rela bolak balik Jakarta Singapura. Bahkan ketika pandemi tidak ada tawaran, ia menjadi instruktur zumba. Selain itu, juga melepas aset yang dimilikinya. “Intinya, apa yang bisa dijual ya dilepas,” kata Denada.

Demi mencukupi kebutuhannya dan putrinya, Denada rela bolak balik Jakarta Singapura. Bahkan ketika pandemi tidak ada tawaran, ia menjadi instruktur zumba. Selain itu, juga melepas aset yang dimilikinya. “Intinya, apa yang bisa dijual ya dilepas,” kata Denada.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel