Dengan Napas Sesak, Laura Anna Sempat Curhat Takut Bertemu Orang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pada malam sebelum Laura Anna meninggal dunia, mantan kekasih Gaga Muhammad ini sempat membuat konten YouTube dengan Denny Sumargo.

Dalam konten tersebut, Edelenyi Laura Anna bercerita tentang kelumpuhan yang dialaminya, serta kasus hukumnya dengan sang mantan kekasih.

Saat itu, wajah Laura Anna sudah tampak pucat. Napasnya juga terlihat berat dan sesak. Kepada Densu, dia curhat kapan kondisinya kembali seperti dulu. "Kok jadi gini, kapan sembuh, kapan bangkit?" kata Laura Anna dengan suara pelan. Momen ini diabadikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Denny pada Jumat (31/12/2021) lalu.

Persentase Kesembuhan

Laura Anna dalam kenangan. Ia meninggal dunia pada 15 Desember 2021. (Foto: Instagram @edlnlaura)
Laura Anna dalam kenangan. Ia meninggal dunia pada 15 Desember 2021. (Foto: Instagram @edlnlaura)

Dia sadar pertanyaan itu tak akan ada jawabannya. Persentase kesembuhan Laura Anna dari kelumpuhan memang diklaim sangat rendah.

"Enggak ada jawabannya, cuma apa yaa.. ini keluar rumah saja menurut aku suatu kebanggan sih," ungkapnya.

Beraktivitas

Ya, beberapa pekan sebelum meninggal, Laura Anna memang sudah kembali beraktivitas di luar rumah. Dia membuat konten YouTube bersama sejumlah artis dengan bantuan kursi roda.

Sejak lumpuh, Laura Anna menghabiskan sebagian waktunya di rumah karena memiliki ketakutan. Dia takut bertemu orang lain.

"Karena aku enggak pernah mau keluar rumah, aku takut, takut akan orang," ungkapnya.

Di matanya, ada kalanya manusia tidak berprilaku baik. "Kadang tuh orang jahat," tuturnya.

Meninggal

Diberitakan sebelumnya, setelah kembali dari rumah Denny Sumargo, Laura Anna dilarikan ke rumah sakit, namun tak menjalani rawat inap.

Dia akhirnya pulang ke rumah, lalu meninggal keesokan paginya. Keluarga mendapati Laura Anna sudah dalam kondisi membiru.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel