Dengan Sebuah Senyuman, Segala yang Pelik Berubah jadi Baik

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Selalu ada cerita di balik setiap senyuman, terutama senyuman seorang ibu. Dalam hidup, kita pasti punya cerita yang berkesan tentang ibu kita tercinta. Bagi yang saat ini sudah menjadi ibu, kita pun punya pengalaman tersendiri terkait senyuman yang kita berikan untuk orang-orang tersayang kita. Menceritakan sosok ibu selalu menghadirkan sesuatu yang istimewa di hati kita bersama. Seperti tulisan yang dikirimkan Sahabat Fimela dalam Lomba Cerita Senyum Ibu berikut ini.

***

Oleh: Selvy Arianti

Pemilik wajah yang senantiasa mengukir senyuman

Bahkan dikala gusar dan juga terhimpit keadaan

Aku ingin mendekapnya

Seraya membisikkan betapa berharga dirinya

Bagiku, ibu adalah sosok yang aku impikan menjadi seperti dirinya di masa depan. Seorang perempuan yang tak hanya memikirkan dirinya sendiri dan begitu sabar menjalani kehidupan ini.

Meski tak ada kata-kata manis yang terlontar dari ucapan siapa saja terhadap dirinya, ia tetap tersenyum. Ya, di mana pun aku berada, senyum itulah yang selalu kurindukan untuk lekas bergegas pulang. Ibu, aku pernah bertanya, “Kenapa ibu selalu sabar dan terlihat tetap tegar?” Jawaban yang kudengar selalu saja karena punya anak-anak yang menguatkan ibu.

Tidak terasa, saat ini engkau sudah menjadi seorang nenek, cucu pertamamu telah lahir dari kakak ipar. Namun, senyuman tidaklah pudar ditelan waktu maupun dimakan zaman. Senyum itu memiliki resepnya sendiri yakni kesabaran tiada tara dan hati yang tulus menyayangi.

Kelak aku ingin sesabar dan setegar dirimu yang tak peduli berapa pun usia, kau tetap bekerja untuk orang-orang tercinta. Berharap selalu ada dirimu di sisiku seperti saat keterpurukkan menerpa hidupku. Pernah gelap dan terus-menerus mencari cahaya di ujung terowongan.

Berusaha untuk Membahagiakan Ibu

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Chakkaphong+Nutalay
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Chakkaphong+Nutalay

Maafkan aku, Ibu, jika ada kata-kata yang terucap melukai hatimu. Perjuanganmu tidaklah sia-sia. Kelak aku ingin membahagiakan dirimu dengan caraku. Meski tidak tahu bagaimana ke depannya, yang bisa dilakukan saat ini adalah mengusahakannya.

Ibu, senyum yang kau miliki turut mencerahkan hidup anak-anakmu. Tetaplah mengukir keindahan itu pada wajah manis yang kau miliki. Banyak orang yang mengagumi kebaikanmu, mereka memang ada yang tidak berkata langsung, aku bahkan mendengarnya secara tak sengaja. Ya, kau memang pantas untuk dikagumi.

Seorang ibu mana pun yang berjuang hidup bahkan di keadaan terhimpit selalu peduli dengan keluarganya, layak untuk dikagumi dan didoakan semoga diberikan jalan yang terbaik. Percayalah, pada masanya nanti anak-anak atau orang terdekat dapat mendekap mereka dengan hangat.

Terima kasih, Ibu. Sejak aku dilahirkan, setiap hari adalah harimu. Pikiranku tidak terlepas dari senyuman indah itu. Kudoakan untuk semua ibu yang sedang berjuang di keadaan penuh ketidakpastian, “Semoga segala pelik berubah menjadi hal-hal baik.”

#ElevateWomen