Densus 88 Baku Tembak dengan Terduga Teroris  

TEMPO.CO, Bandung Tim Detasemen 88 Anti-teror mengepung sebuah rumah yang dihuni terduga teroris di Jalan kampung Batu Rengat RT 02/RW 08, Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Marga Asih, Kabupaten Bandung, Rabu siang 8 Mei 2013. Pelaku diduga terdiri dari empat orang dan memegang senjata api.

Sejak Tempo tiba di lokasi sekitar pukul 12.45 WIB, sedikitnya lebih dari 15 tembakan terdengar dari jarak sekitar 50 meter dari rumah target. "Tembak-menembak ini sejak dari pukul sembilan lewat tadi. Tadi saya sempat disuruh menjauh sama polisi (Densus),"ujar Mamad warga setempat yang tinggal sekitar 50 meter dari rumah target.

Target, kata dia, adalah rumah milik Anda, pengusaha pembuat topi. Rumah tersebut biasa dikontrakan. "Itu rumah yang pintunya cat merah. Yang mengontrak sekarang baru sekitar sebulan. Siapa saja saya nggak kenal. Tapi mereka biasanya pada pulang malam,"kata dia.

Sekitar 50 meter dari lokasi berkumpul anggota kepolisian dari Cimahi Kota dan Kabupaten Bandung. Tampak pula Wakapolda Jabar Brigjen Rycko Dahnels dan Kapolrestabes Bandung Kombes Abdulrahman Baso.

Kepala Reserse Kriminal Polres Cimahi Ajun Komisaris Sujana membenarkan tim Densus 88 tengah mengejar teroris di rumah di RT 02 RW 08 itu. "Katanya ada 4 orang yang dikejar dan belum menyerah. Saya belum tahu identitas mereka,"kata dia di lokasi perburuan.

ERICK P. HARDI

Topik hangat:

Perbudakan Buruh | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry

Baca juga:

Sering Mengingat Masa Lalu Bisa Sebabkan Insomnia

Jangan Anggap Sepele Insomnia

Cara Aman Atasi Gangguan Tidur

Tambah Langsing, Seleksi Alam Berubah pada Wanita

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.