Depresi Kena Gosip, Denny Sumargo: Tuhan Mana Tuhan?

Donny Adhiyasa, Isra Berlian
·Bacaan 2 menit

VIVA – Nama Denny Sumargo sempat menjadi perhatian publik ketika pada tahun 2012 lalu seorang wanita yang dikabarkan hamil anak Denny Sumargo. Kabar tersebut ternyata berdampak pada kondisi mentalnya saat itu.

Hal ini lantaran hukuman sosial yang harus diterimanya dari masyarakat selama bertahun-tahun. Lantas seperti apa penjelasan Denny Sumargo?

Dalam konten video channel YouTube Daniel Mananta, dia mengaku mengalami depresi berat karena dituduh menghamili seorang wanita dan tidak bertanggung jawab.

"Lagi depresi berat gue kena hukuman sosial 6 tahun karena gue dituduh menghamili anak orang dan enggak tanggung jawab," ungkap Denny Sumargo.

Dia juga menjelaskan bahwa akibat berita itu, setiap hari dirinya harus menerima gunjingan dari sejumlah orang. Bahkan, saat dia sedang dekat dengan seorang wanita.

"Laki-laki tidurin cewek lain, laki-laki ngehamilin cewek lain ga tanggung jawab hilang laki-lakinya gue berada di posisi itu. Gue dijudge tiap hari, gue deket sama orang lain dijudge, gue jelasin ga bisa," kata Densu, sapaannya.

Dengan adanya kabar miring tentangnya kala itu, diakuinya dia harus bekerja keras untuk menjelaskan biduk perkara yang sebenarnya. Namun sayangnya, kata dia usahanya itu tidak membuahkan hasil.

"Jadi gue berusaha membuktikan. Jadi gue harus kerja 2x lebih keras dari yang lain. Tapi enggak dapet juga dan seburuk itu ketika lo dapat hukuman sosial dan gue harus membuktikan sesuatu yang mana orang berada di waktu itu susah dicari ga mau ditemui," kenang Denny Sumargo.

Denny pun sempat berdiam diri di kamar selama 7 hari untuk mencari tau apa yang terjadi pada dirinya. Hingga pada satu titik dia mengalami gangguan jiwa yang cukup tinggi. Kala itu dia kemudian meninggalkan kamar kostnya dan hanya membawa sejumlah pakaian dan berkunjung ke masjid dan gereja.

"Gue ngikutin insting gue. Lo tau sakit kepala tingkat tinggi yang ga bisa mikir, minum obat ga bisa juga. tidur makan enggak bisa, semua ga bisa. terus masuk masjid gereja katanya di sini ada Tuhan mana Tuhan? Lo bingung dimana obatnya gue harap seseorang menolong gue gue ngomong sama temen gue tapi temen gue ga bisa berbuat apa-apa," jelas Denny Sumargo.

Tidak sampai di situ, langkah kaki Denny kemudian mengantarkannya ke Gunung Kerinci, di Jambi. Di sana dia mendengar suara yang menuntunnya untuk mendaki Gunung Kerinci.

"Tiba-tiba ada bisikan bilang 'naik saja, enak di atas situ, adem'. Gue jalan, gue naik jam 3 pagi," ujar Denny.

Di saat itu, Densu mengaku tidak memerdulikan bahwa bisikan tersebut berasal dari mana. Dia juga mengaku siap untuk nyawanya diambil saat itu.

"Di kondisi saat itu, gue enggak peduli mau suara iblis Tuhan gue ga peduli kalau mau ambil gue ambil. Karena buat gue ga penting gue berada di posisi benar atau salah mengingatkan gue sebagai orang yang berdosa gue naik tapi jangan siksa gue karena gue enggak tau apa yang harus gue lakukan," tegas Densu.

Denny Sumargo juga bahkan kala itu meminta kepada Tuhan untuk memberikan jawaban untuknya.

"Dan gue berkata 'Tuhanku saya tidak tau apa yang saya perbuat tapi jangan beginikan saya kalau engkau Tuhan berikan gue jawaban'," kata Denny.