Derby Berlin, Rusuh Suporter dan Gengsi Jerman Barat-Timur

Luzman Rifqi Karami

VIVA – Ibukota Jerman, Berlin bakal membara akhir pekan ini. Ada Derby Berlin antara Hertha Berlin melawan Union Berlin di Olympiastadion, Sabtu dini hari WIB, 23 Mei 2020.

Dilansir situs resmi Bundesliga, laga Derby Berlin ini menjadi sejarah besar di sepakbola Jerman. Sebab, kedua klub berasal dari wilayah yang berbeda sebelum runtuhnya tembok Berlin. Union merupakan wakil Jerman Timur sedangkan Hertha merupakan klub Jerman Barat.

Musim ini, kali pertama Union promosi ke Bundesliga. Derby Berlin pertama pada 3 November 2019 menjadi yang pertama di kasta teratas Jerman, sejak 42 tahun silam.

Union sukses menang tipis 1-0 lewat gol penalti Sebastian Polter di Stadion An der Alten Foersterei. Laga tersebut berlangsung panas yang sempat diwarnai kerusuhan suporter.

(Baca juga: Jadwal Lengkap Bundesliga Pekan 27, Dibuka dengan Derby Berlin)

Pertandingan sempat dihentikan beberapa saat oleh wasit Deniz Aytekin. Penyebabnya, kembang api yang dilemparkan suporter Hertha mengenai suporter Union. Saling serang flare antara kedua kubu suporter sangat sulit dihentikan.

1.100 polisi yang bertugas harus bekerja keras, karena fans Hertha memprovokasi dengan membakar jersey, bendera, dan syal Union selama pertandingan.

Sejumlah fans Union yang tersulut emosi ada yang masuk ke lapangan. Mereka berupaya menyerang fans Hertha. Beruntung, kiper Union, Rafal Gikiewicz mampu menenangkan fans.

Derby di akhir pekan nanti dipastikan tak akan ada lagi bentrok suporter. Sebab, laga tak bakal dihadiri penonton sebagai pencegahan terhadap penyebaran virus corona.