Deretan Brand Lokal Singapura yang Menarik Anda Koleksi, Made With Passion

·Bacaan 8 menit

Liputan6.com, Jakarta Popularitas Singapura sebagai surga wisata belanja tak perlu diragukan lagi. Banyak sekali pusat perbelanjaan bergengsi yang menjual aneka barang, dari yang paling murah meriah, local brand, hingga brand-brand internasional yang bisa memenuhi gaya hidup Anda.

Wisata belanja di Singapura semakin menarik karena bukan sekadar membeli barang, tetapi juga ikut menjelajahi dunia berbeda yang memadukan ritel, alam, teknologi dan warisan budaya. Orchard Road, Bugis Street Market, Chinatown, Mustafa Center, The Shoppes at Marina Bay Sands, Vivo City, Clarke Quay, hingga Bandara Changi merupakan deretan destinasi wisata belanja favorit wisatawan yang berlibur ke Singapura.

Dimana pun pilihan Anda berbelanja, beberapa brand lokal Singapura ini bisa Anda lirik dan koleksi, Made With Passion. Singapore Brand Office dan Singapore Tourism Board, didukung oleh Enterprise Singapore, bersama-sama meluncurkan ‘Made With Passion’, sebuah inisiatif untuk mempromosikan merek gaya hidup lokal Singapura yang mewujudkan semangat Singapura yang bisa mengubah imajinasi menjadi kenyataan.

1. Desainer Fashion Singapura

Love, Bonito. (Foto: www.visitsingapore.com)
Love, Bonito. (Foto: www.visitsingapore.com)

Singapura tidak hanya menjadi pusat berkumpulnya brand-brand fashion tersohor di dunia, negeri Singa Putih ini juga memiliki jajaran merek lokal yang berkualitas dan menjadi kebanggaan warganya. Dari fashion gaya santai hingga glamour, dunia fashion Singapura penuh dengan perancang nan dinamis. Di antaranya Love Bonito, Nelson Yap hingga Charles & Keith

Rachel Lim dan Viola Tan Rachel berhasil menciptakan koleksi pakaian wanita trendi berlabel Love, Bonito. Mulai pakaian sehari-hari hingga gaun pendamping pengantin yang bergaya. Toko utamanya di Orchard Road. Ingin mencari gaya yang menampilkan maskulin dan berkelas, maka mampirlah ke gerai Nelson Yap milik Benjamin Barker. Nelson Yap berfokus pada setelan, kemeja, dan desain klasik sekaligus memberikan sentuhan pribadi melalui elemen seperti kancing kayu dan potongan klasik.

Ingin menambahkan sentuhan anggun yang terilhami gaya Asia ke dalam koleksi perhiasan, maka Anda wajib mengunjungi Carrie K. Sebagian besar hasil karya merek ini mengambil inspirasi dari penggabungan antara sejarah, mitos, dan warisan budaya nan eklektik. Rancangannya meliputi arsitektur dan desain Peranakan hingga motif bintang beralih (bintang jatuh) yang dapat ditemukan pada kain Melayu tradisional.

Tidak hanya brand pakaian, Anda juga bisa menemukan brand jam tangan dari Singapura yakni Azimuth. Merek ini terus berinovasi dengan beragam kreasi arloji yang terinspirasi oleh tema-tema imajinatif, seperti steampunk dan mobil sport.

2. Produk Kesehatan dan Kecantikan Lokal

Deretan produk lokal Singapura. (Foto: www.visitsingapore.com)
Deretan produk lokal Singapura. (Foto: www.visitsingapore.com)

Singapura memiliki berbagai produk kesehatan baik tradisional atau herbal dan modern yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Ada Eu Yan Sang menyimpan banyak obat herbal, yang telah terbukti efektif terhadap segala penyakit mulai pilek dan flu biasa hingga tekanan darah tinggi dan penyakit kardiovaskular. Lalu, ada Tiger Balm, balsam khas daerah untuk menghilangkan rasa sakit pada otot dan sendi, termasuk mengobati sakit kepala dan pilek.

Untuk produk kecantikan sendiri, Anda bisa melirik Kinohimitsu, merek ini menawarkan rangkaian produk holistik yang memenuhi berbagai kebutuhan: mulai dari kekhawatiran seputar penuaan dini, hingga kulit berjerawat. Lebih dari itu ada HYSSES dan Sifr, dua merek aromaterapi lokal Singapura yang diramu dengan elegan dan mampu menghadirkan kealamian di setiap botol.

3. Souvenir dan Kerajinan Lokal Singapura

Commune. (Foto: www.visitsingapore.com)
Commune. (Foto: www.visitsingapore.com)

Kecintaan terhadap kerajinan tangan dan keindahan, mendorong para desainer Singapura menciptakan berbagai produk rumah tangga dan souvenir yang bisa mempercantik hunian dan ruang pribadi.

Ada Commune, merek perabotan yang mengusung filosofi produk berpusat pada pengalaman manusia. Toko Commune juga memanfaatkan teknologi AR untuk membantu pembeli memvisualisasikan ruang mereka dan memilih furniture yang tepat yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Lalu, ada Loof, brand yang menawarkan souvenir dan mainan dari zaman dulu, sebelum mainan elektronik dan modern bermunculan. Loof, berada di kawasan terkenal di Civic District.

Supermama. (Foto: www.visitsingapore.com)
Supermama. (Foto: www.visitsingapore.com)

Jika Anda ingin membawa pulang secuil memori selama kunjungan di Singapura, pastikan untuk mampir ke Supermama. Toko kerajinan ini menyediakan beragam perabot yang terinspirasi oleh budaya unik Singapura, mulai barang pecah belah hingga poster, dan gantungan kunci. Belilah bantal kursi yang menampilkan The Merlion versi lucu, atau pilihlah serangkaian koleksi keramik yang terinspirasi dari simbol lokal nan ikonis, seperti anggrek dan apartemen.

4. Kuliner dan Restoran Asli Singapura

The Sour Spoon. (Foto: www.visitsingapore.com)
The Sour Spoon. (Foto: www.visitsingapore.com)

Jangan hanya belanja fashion dan souvenir, nikmati juga kuliner khas Singapura. Warisan dan kebudayaan multi etnis Singapura telah menyuguhkan beragam hidangan dengan citarasa dan aroma yang unik. Chilli crab Singapura, rajanya hidangan kepiting, adalah salah satu temuan kuliner terlezat di negeri ini. Makanan khas ini tersedia di sebagian besar restoran seafood, yang biasanya menyajikan kepiting lumpur yang berdaging manis dan berair. Selain itu masih ada Hokkien Prawn Mee, Kari Kepala Ikan, Laksa, Nasi Ayam, Nasi Lemak.

Bukan hanya sajian makanan yang beragam, lezat dan memanjakan perut, Anda bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa saat memutuskan wisata belanja sekaligus kuliner di Singapura. Ambil contoh Jewel Changi Airport, permata angkasa yang kemudian mengubah Changi Airport menjadi lebih berkelas. Di sana ada Birds of Paradise dan Rich and Good Cake Shop kedai lokal favorit para penggemar kudapan manis.

Lebih dari itu, masih ada restoran asli Singapura yang menawarkan pengalaman kuliner tak terlupakan seperti Bee Cheng Hiang, The Soup Spoon, Bengawan Solo, Camel, hingga Brewerks.

5. Oleh-Oleh Khas Singapura

Old Seng Choong. (Foto: www.visitsingapore.com)
Old Seng Choong. (Foto: www.visitsingapore.com)

Old Seng Choong menawarkan berbagai kue dan kue buatan sendiri, yang terinspirasi oleh cita rasa masakan lokal. Toko ini didirikan pada tahun 1965—dan menjadi toko andalannya di Clarke Quay yang memancarkan suasana nostalgia.Sebelum membeli pastikan untuk membaca dengan teliti rasa kue yang diinginkan. Mereka dapat menjadi oleh-oleh untuk keluarga di rumah

Selanjutnya adalah oleh-oleh untuk pecinta cokelat. Didirikan oleh trip pecinta cokelat, Fossa Chocolate menghadirkan cita rasa yang kaya dan layak menjadi oleh-oleh favorit. Fossa Chocolate bisa ditemukan di Jones the Grocer. 9 Dempsey Road, Singapore.

Belanja di Singapura semakin menarik karena sejumlah ritel juga menghadirkan penampilan baru dan pengalaman belanja yang ikonik dengan sentuhan yang belum pernah ada sebelumnya.

Wajah Baru dan MakerLab Pertama di Singapura

Wajah baru store Adidas di VivoCity. (Foto: www.visitsingapore.com)
Wajah baru store Adidas di VivoCity. (Foto: www.visitsingapore.com)

Adidas meluncurkan Performance Brand Concept Store dengan MakerLab pertama di Singapura. Para pengunjung sekarang dapat menyesuaikan pakaian, sepatu dan perlengkapan olahraga dengan pilihan desain eksklusif Singapura. Tersedia kustomisasi desain seperti pencetakan langsung dan menambahkan bordiran. Adidas bekerjasama dengan kreatif lokal Yana & Jun, Reza Hasni dan Marina A serta desain-desain yang terinspirasi oleh identitas lokal.

Terdapat sebuah pusat ikonik futuristik, Paradigm Shift’ by Space Object yang menata kembali masa depan melalui pusat pahatan futuristik. Instalasi lampu terinspirasi dari landmark ikonik Singapura, National Stadium. Penonton diundang untuk mengamati warna yang selalu berubah dilihat dari bawah, dan pada gilirannya merefleksikan keragaman dan ambisi untuk masa depan olahraga. Inilah alasan mengapa mengapa wisata belanja ke singapura bukan sekadar membeli barang, tapi juga menjelajahi pengalaman baru yang memadukan retail, teknologi dan kearifan lokal.

Apple Store Pertama di Atas Air

Foto Apple Marina Bay Sands diambil sebelum pandemi COVID-19. (Foto: www.apple.com)
Foto Apple Marina Bay Sands diambil sebelum pandemi COVID-19. (Foto: www.apple.com)

Pengalaman belanja semakin berbeda bila mengunjungi Apple Marina Bay Sands, ini adalah Apple Store pertama yang berdiri langsung di atas air. Apple Store ini muncul sebagai bola mengambang di Marina Bay yang berwarna-warni, toko baru ini benar-benar menawarkan pengalaman ritel yang menawan di salah satu lokasi paling ikonik di Singapura. Siapapun yang melihat akan langsung mengambil kamera untuk mengcapture Apple Store ini dan mengambil foto selfie.

Foto Apple Marina Bay Sands diambil sebelum pandemi COVID-19. (Foto: www.apple.com)
Foto Apple Marina Bay Sands diambil sebelum pandemi COVID-19. (Foto: www.apple.com)

Begitu memasuki Apple Store, pengunjung akan merasakan pengalaman berada di dalam kubah besar dengan atap menjulang tinggi. Mereka dapat menjelajahi store yang berisi berbagai produk andalan Apple, termasuk lantai dasar yang berisi berbagai aksesori yang telah dikurasi dan ruang rapat bawah tanah tim Apple.

Di salah satu sudut terdapat layar besar dan panggung yang akan menjadi tempat artis, musisi dan seniman kreatif Singapura untuk tampil dan menghibur pengunjung. Lebih dari itu, di Apple Marina Bay Sands, Anda bisa menikmati pemandangan panorama kota 360 derajat tanpa gangguan dan cakrawala yang spektakuler.

Toko Apple berbentuk bola sekaligus menjadi kubah kaca pertama dari jenisnya struktur, terdiri dari 114 buah kaca dengan hanya 10 tiang jendela vertikal sempit untuk sambungan struktural. Sebagai lokasi ritel ketiga Apple di Singapura, toko baru ini menciptakan ruang yang tak terlupakan bagi pelanggan.

Boutique Fairs Singapore

Selain toko baru, strategis bisnis juga berubah seperti yang dilakukan Boutique Fairs Singapore. Melompat ke babak baru belanja online, Boutique Fairs Singapore mengumumkan eBoutiques, e-commerce baru platform tersedia sepanjang tahun. Boutique Fairs Singapore menghadirkan koleksi mencakup berbagai kategori, mulai dari fashion dan aksesoris wanita dan pria; dekorasi rumah; produk gaya hidup; makanan dan minuman; dan mainan anak-anak, dekorasi dan fashion lainnya.

Berbagai pakaian pria dan wanita merek fashion termasuk desainer seperti Jac & Jo, Max Tan, r y e, Reckless Ericka, Graye, Heirloom oleh Josh Leong, Nomor Kemeja Putih, Dicuri, SUSY + BAE dan PINKSALT bisa Anda temukan di eBoutiques.

Itulah sekilas mengenai brand-brand lokal Singapura dari kategori fashion, souvenir dan kerajinan tangan, kuliner hingga oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Temukan local brand Singapura lain dari dengan mengunjungi www.visitsingapore.com/madewithpassion

Di tengah situasi pandemi, Singapura telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Beberapa ketentuannya antara lain: selalu memakai masker, tidak berkumpul lebih dari 8 orang, menjaga jarak aman 1 meter, dan menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan secara teratur.

Setiap objek wisata, restoran, toko, dan lokasi di Singapura yang beroperasi wajib dilengkapi dengan sertifikat SG Clean dan tersedia aplikasi Safe Entry untuk pelacakan, dimana setiap orang harus memindai QR Code untuk melacak check-in dan keluar seseorang dari suatu lokasi.

Yuk tingkatkan pengetahuan seputar destinasi wisata terkini di Singapura supaya nanti lebih siap dan total untuk eksplorasi wisata belanja. Kunjungi www.visitsingapore.com untuk informasi wisata terlengkap dan terupdate dari Singapura.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel