Deretan Fakta Kecelakaan Maut di Tol Madiun-Nganjuk hingga Tewaskan 3 Penumpang

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Kecelakaan maut terjadi di Tol Madiun-Nganjuk KM 631 A, Kamis (3/12/2020) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan mobil elf bernomor DK 8725 GV dan sebuah truk pengangkut material dengan nomor polisi D-8489-TM.

Korban tewas akibat kecelakaan nahas itu dilaporkan berjumlah tiga orang. Mereka adalah penumpang mobil elf yang merupakan warga Pamekasan.

"Iya benar. Kejadiannya sekitar pukul 05.30 WIB. Korban meninggal dunia tiga orang warga Pamekasan," kata Kasat PJR Polda Jawa Timur Kompol Dwi Sumrahadi kepada Liputan6.com melalui pesan singkat.

Selain tiga korban meninggal dunia, sebagian lainya menderita luka berat dan ringan. Termasuk si pengemudi truk bernama Muh A Yudi Purwanto, laki-laki (29).

Berikut deretan kecelakaan maut di Tol Madiun-Nganjuk hingga menewaskan tiga penumpang mobil elf dihimpun dari berbagai sumber:

3 Orang Meninggal Dunia

Mobil yang terbakar akibat kecelakaan di Tol Madiun-Nganjuk KM 631 pada Kamis, 3 Desember 2020 (Foto: Dok Istimewa)
Mobil yang terbakar akibat kecelakaan di Tol Madiun-Nganjuk KM 631 pada Kamis, 3 Desember 2020 (Foto: Dok Istimewa)

Sebanyak tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan kendaraan minibus elf bernopol DK-8725-GV dengan truk bermuatan spons di KM 631 A Tol Madiun-Nganjuk arah Surabaya, Kamis pagi tadi.

"Penumpang elf ada 14 orang dan sopir satu orang, jadi 15 orang berasal dari Pamekasan. Info sementara ada tiga orang di dalam elf yang meninggal dunia," ujar Kasat PJR Polda Jawa Timur Kompol Dwi Sumrahadi saat dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis siang dilansir Antara.

Ada pun identitas para korban yang meninggal dunia yaitu Jahiri, Sahir, dan Sutiah. Ketiganya merupakan warga Pamekasan.

Sopir Elf Diduga Mengantuk

Mobil yang terbakar akibat kecelakaan di Tol Madiun-Nganjuk KM 631 pada Kamis, 3 Desember 2020 (Foto: Dok Istimewa)
Mobil yang terbakar akibat kecelakaan di Tol Madiun-Nganjuk KM 631 pada Kamis, 3 Desember 2020 (Foto: Dok Istimewa)

Dwi menyatakan penyebab kecelakaan diduga karena sopir mobil Elf mengantuk. Hal tersebut menyebabkan sang sopir tidak bisa menjaga laju dan menabrak truk yang berada di depannya.

"Akibatnya, sopir elf tidak bisa menjaga laju dan jarak aman kendaraan sehingga menabrak kendaraan truk yang berada di depannya, yang mengakibatkan kendaraan truk terguling berbalik arah dan kendaraan elf terus melaju menabrak beton pembatas sebelah kiri," ucap-nya.

Awal Mula Kejadian

Mobil yang terbakar akibat kecelakaan di Tol Madiun-Nganjuk KM 631 pada Kamis, 3 Desember 2020 (Foto: Dok Istimewa)
Mobil yang terbakar akibat kecelakaan di Tol Madiun-Nganjuk KM 631 pada Kamis, 3 Desember 2020 (Foto: Dok Istimewa)

Dwi menceritakan kronologi kecelakaan itu, semula kendaraan Elf nopol DK 8725 GV yang dikemudikan oleh Mali warga Batuampar, Pamekasan, melaju dari arah Barat-Timur (Jakarta-Pamekasan) dengan kecepatan sedang berada dilajur lambat.

"Setiba di TKP KM 631/A, diduga sopir kendaraan Elf mengantuk tidak bisa menjaga laju dan jarak aman kendaraan sehingga menabrak kendaraan truk nopol D-8489-TM yang dikemudikan Muhammad A Yudi Purwanto (29) warga Mojokerto," tutur dia.

Dwi mengatakan, kecelakaan itu seiring truk berada di depan mobil Elf, sehingga truk terguling berbalik arah dan kendaraan Elf terus melaju menabrak beton pembatas sebelah kiri.

"Kemudian kendaraan Elf terbakar dan tiga orang penumpang masih berada di dalam kendaraan Elf dengan posisi akhir kendaraan Elf maupun truk berhenti di bahu jalan. Situasi arus lalu lintas landai, lancar dan cuaca mendung," jelasnya.

Korban Selamat dan Tewas Dibawa ke RSUD Nganjuk

Mobil yang terbakar akibat kecelakaan di Tol Madiun-Nganjuk KM 631 pada Kamis, 3 Desember 2020 (Foto: Dok Istimewa)
Mobil yang terbakar akibat kecelakaan di Tol Madiun-Nganjuk KM 631 pada Kamis, 3 Desember 2020 (Foto: Dok Istimewa)

Selain ada tiga korban meninggal dunia, ada korban yang mengalami luka berat dan luka ringan.

Dwi menjelaskan, pengemudi truk bernama Muh. A Yudi Purwanto (29), warga Unggahan, Trowulan, Mojokerto mengalami luka berat dengan patah kaki kanan.

Sementara, pengemudi elf bernama Mali asal Pamekasan, Madura mengalami luka ringan yakni luka memar di wajah.

"Untuk 10 penumpang lainnya dinyatakan selamat. Para penumpang selamat, luka hingga meninggal dunia kini dibawa ke RSUD Nganjuk," ujarnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: