Deretan Fakta Mengejutkan Marko Simic Selama Gabung Persija: Ada yang Positif sampai Kasus dengan Via Vallen

Bola.com, Jakarta - Ada babak baru dalam kasus yang menimpa Marko Simic dengan Persija Jakarta. Marko Simic memastikan diri hengkang dari Macan Kemayoran setelah menyatakan jika Persija tidak membayarkan gajinya selama satu tahun.

Kasus ini tidak terjadi pada BRI Liga 1 2021/2022, melainkan saat kompetisi dihentikan tahun 2020 akibat pandemi COVID-19.

Pernyataan Simic pun dibantah oleh Manajemen Persija Jakarta. Pihak Persija sendiri membantah dan menyatakan jika Marko Simic sudah mendapat bayaran yang disesuaikan.

Penyesuaian tersebut merujuk pada SK PSSI dengan nomor SKEP/69/XI//2020 yang memuat beberapa kebijakan akibat dihentikannya Liga 1 saat itu karena pandemi COVID-19. Kebijakan tersebut diantaranya terkait dengan mengatur gaji pemain.

Pernyataan manajemen Persija Jakarta ini kembali dibantah oleh penyerang berpaspor Kroasia tersebut dan akan memperkarakan kasusnya kepada Dispute Resolution Chamber (DRC) FIFA.

Tapi di balik semua itu, ada juga fakta-fakta menarik selama Simic berseragam Macan Kemayoran. Berikut ulasannya.

Pencetak Gol Terbanyak Liga 1 2019

<p>Marko Simic, Persija Jakarta, Liga 1 2019, Shopee Liga 1 2019. (Bola.com)</p>

Marko Simic, Persija Jakarta, Liga 1 2019, Shopee Liga 1 2019. (Bola.com)

Selama 4,5 tahun membela Persija, Marko Simic berhasil mempersembahkan tiga gelar untuk Persija Jakarta.

Di tahun 2018, dia ikut membantu Persija mengawinkan dua gelar domestik, Piala Presiden dan Liga 1 2018. Untuk gelar individu, Simic berhasil meraihnya di Liga 1 2019. Saat itu dia membukukan 28 gol.

16 Klub Selama Karier Profesional dan Sempat Menolak AZ Alkmaar Demi Persija

<p>Marko Simic (kanan). (Bola.com)</p>

Marko Simic (kanan). (Bola.com)

Persija Jakarta menjadi klub ke-16 yang dibelanya sebagai pesepakbola profesional. Awal karier profesionalnya dilakukan di Rusia bersama Khimki pada tahun 2007-2009.

Baru sejak 2015, penyerang yang akrab disapa Super Simic tersebut berkelana di Asia Tenggara dengan mengawali karier saat membela klub Vietnam Becamex Binh Duong.

Menariknya saat bersama Macan Kemayoran, Simic sempat menolak tawaran dari dua klub Eropa. Klub tersebut adalah Fenerbahce dan AZ Alkmaar. Kejadian tersebut terjadi di Desember 2019.

Sempat Sumbangkan Rp100 Juta Untuk Menangani COVID-19

<p>Marko Simic (kanan). (Bola.com)</p>

Marko Simic (kanan). (Bola.com)

Disadur dari situs resmi Persija Jakarta, Marko Simic sempat merogoh kocek pribadi untuk membantu penanganan COVID-19 di Indonesia.

Total dana pribadi yang disumbangkan sebesar Rp100 juta melalui gerakan "Satu Hati Melawan Corona" yang merupakan program dari Persija Jakarta dan kitabisa.com.

Alasannya cukup sederhana. Dia mengaku merasa terpanggil karena sudah menganggap Jakarta sebagai rumah keduanya dan Jakarta sangat berjasa bagi hidupnya.

Sempat Terjerat 2 Kasus Asusila, Termasuk Dengan Via Vallen

<p>Via Vallen. (Bola.com)</p>

Via Vallen. (Bola.com)

Selama berkarier di Persija Jakarta, berita minor juga sempat menghinggapi Simic. Yang paling kontroversial adalah dua kasus asusila yang menimpanya.

Pertama di medio 2018, Simic memiliki masalah dengan Via Vallen. Dia sempat melakukan pelecehan verbal kepada pelantun lagu “Meraih Bintang” tersebut.

Pelecehan tersebut sempat viral lantaran tangkapan layar pesan singkat tersebut diunggah oleh Via Vallen di Instagram pribadinya. Bukan hanya Via Vallen saja sebagai public figure yang sempat mendapat perbuatan asusila dari Simic, namun juga Sandra Olga.

Tapi kasusnya tidak terlalu diangkat ke publik. Setahun berselang, Simic kembali berulah. Kali ini dengan Wanita Indonesia saat Persija Jakarta bertolak ke Australia untuk menghadapi Newcastle Jets di babak kualifikasi Liga Champions Asia (LCA).

Pelecehan tersebut dilakukan saat berada di pesawat. Alhasil, dia akhirnya menjadi tahanan kota dan harus menetap di Australia hingga Mei 2019. Namun pada akhirnya, dia tidak terbukti melakukan pelecehan seksual.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel