Deretan Informasi Hoaks Terbesar Dunia, dari Alien Hingga Hitler

·Bacaan 7 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kabar bohong atau hoax menimbulkan keresahan masyarakat. Bahkan, muncul spekulasi dan kekhawatiran akan terjadi sesuatu di kemudian hari dari hoax yang beredar.

Bahkan, informasi hoax pernah membuat masyarakat internasional gempar. Mulai dari kemunculan crop cirle hingga autopsi alien.

Berikut 10 daftar informasi hoax yang dikutip Liputan6.com dari Herald Sun:

Invasi Alien

Kabar keberadaan Alien di bumi masih menjadi polemik hingga saat ini. Bahkan, banyak akademisi dunia dari berbagai bidang terus mencoba membuktikan keberadaan alien.

Hingga pada tahun 1938, beredar kabar alien melakukan invasi di bumi dan menimbulkan kepanikan. George Orson Welles dikenal karena siaran drama radionya pada 30 Oktober 1938 dengan cerita The War of the Worlds karya H. G. Wells. Bumi diserang makhluk Mars!

Drama itu disampaikan sedemikian rupa hingga kedengarannya seperti sebuah siaran berita kontemporer ini menimbulkan kepanikan sejumlah besar pendengarnya. Welles pun panen kecaman dari masyarakat dan media lainnya.

Otopsi Alien

Masih seputar Alien, pada 8 Juli 1947 silam, insiden menghebohkan terkait unidentified flying object (UFO) terjadi di Roswell, New Mexico.

Di tengah badai besar, ditemukan sebuah pesawat berbentuk mirip piring terbang, kondisinya rusak parah. Ada tiga jasad mirip manusia berpakaian metalik di sekitarnya.

Seorang pebisnis Inggris mengklaim menemukan film lawas yang diklaim merekam detik-detik kecelakaan pesawat di Roswell. Ia juga mengklaim mendapatkan rekaman otopsi jasad alien.

Pada tahun 2006, si pebisnis mengaku film tersebut tidak asli alias hoax, melainkan rekonstruksi rekaman yang pernah ia lihat.

Penampakan Peri

Pada tahun 1917, jauh sebelum Photoshop dan efek canggih dalam film ditemukan, serangkaian foto menunjukkan penampakan peri.

Foto-foto itu diambil di Bradford, Inggris oleh dua gadis muda Elsie Wright yang kala itu berusia 16 tahun dan Frances Griffiths yang masih 9 tahun.

Gambar-gambar itu jadi ramai jadi perhatian saat penulis terkenal Sir Arthur Conan Doyle, menggunakannya sebagai ilustrasi artikelnya di The Strand Magazine edisi Natal 1920 -- yang membahas soal peri.

Heboh pun terjadi, sejumlah orang percaya gambar itu asli, lainnya skeptis dan menduga itu palsu.

Pada tahun 1980-an, salah satu dari 2 gadis tersebut mengaku foto-foto tersebut palsu, peri-peri itu dibuat dari potongan kertas dan dipasang dengan menggunakan jepitan rambut. Meski demikian, ia bersikukuh salah satu gambar asli.

Monster Loch Ness

Terkenal sebagai 'Surgeon’s Photo', foto lawas tersebut adalah foto yang diklaim penampakan monster Loch Ness paling terkenal sepanjang masa. Foto hitam putih itu dijepret tahun 1934, oleh seorang dokter bedah terkemuka, Kolonel Robert Wilson. Selama beberapa dekade, gambar itu diyakini sebagai bukti keberadaan makhluk misterius itu.

Hingga akhirnya 60 tahun kemudian, fakta tentang foto itu terkuak. Christian Spurling di usia ke-90 tahun pada tahun 1994 mengaku membuat monster palsu menggunakan kapal selam mainan atas permintaan ayah mertuanya, Marmaduke Wetherell.

Wetherell, seorang pemburu, merasa terhina saat 'jejak kaki monster' yang ia temukan pada Desember 1933 ternyata adalah tapak kaki kuda nil.

Crop Circle

Crop circle atau lingkaran tanaman sudah lama jadi teka-teki. Apakah bentuk aneh itu disebabkan pendaratan piring terbang? Atau cuaca yang aneh?

Crop circle menjadi salah satu misteri besar pada tahun 1970-an hingga 1980-an. Para ahli ramai-ramai menebak siapa yang bertanggungjawab menciptakan pola rumit tapi teratur itu di ladang-ladang gandum.

Belakangan terkuak, crop circle tak lain tak bukan adalah kerjaan orang iseng. Pasangan asal Inggris, Doug Bower dan Dave Chorley akhirnya muncul dan mengaku bertanggung jawab atas serangkaian kemunculan lingkaran tanaman itu.

Pasangan itu mengaku mulai membuat crop circle pada tahun 1978, sebagai lelucon, setelah salah satu dari mereka mendengar tentang kemunculan lingkaran tanaman di Tully, Queensland. Crop circle dibuat menggunakan papan, tali, dan sejumlah peralatan lain.

Fenomena crop circle yang tercatat dalam sejarah pertama kali muncul di Inggris pada 1647. Namun Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menepis dugaan keterkaitannya dengan alien.

"Crop circle dibuat oleh manusia sebagai lelucon," jawab ilmuwan senior NASA, David Morrison seperti dimuat laman astrobiology.nasa.gov.

Kata Morrison, itu adalah pertanyaan yang mudah dijawab. "Karena pelaku aslinya telah mengaku dan menunjukkan bagaimana mereka melakukannya," tambah dia.

Crop circle atau lingkaran tanaman biasanya muncul di ladang gandum, barley, jagung, atau sawah padi. Fenomena crop circle yang tercatat dalam sejarah pertama kali muncul di Inggris pada 1647.

Sementara, seperti dimuat situs Bizarrebytes.com, sekitar 80 persen formasi crop circle secara ilmiah terbukti hanya kabar bohong atau hoax.

Sementara 20 persennya belum diketahui penyebab pastinya -- apakah kerjaan alien, konspirasi pemerintah, atau karena faktor cuaca.

Microsoft Beli Gereja Vatikan

Sebuah kabar menyebar di dunia maya pada tahun 1994. Kabar tersebut menyebutkan bahwa raksasa internet Microsoft telah membeli Gereja Katolik.

"MICROSOFT Corp. dan Vatikan mengumumkan bahwa raksasa perangkat lunak dari Redmon akan mengakuisisi Gereja Katolik Roma sebagai dalam pertukaran saham MICROSOFT untuk jumlah yang tidak ditentukan. Jika kesepakatan dihasilkan, maka ini adalah kali pertamanya perusahaan komputer-sofware mengakuisisi sebuah agama besar dunia," demikian kabar yang beredar.

Artikel tersebut juga menyertakan pernyataan yang diklaim dari Bill gates. "Kami berharap banyak dari pertumbuhan di pasar agama dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan. Gabungan sumber daya dari MICROSOFT dan Gereja Katolik akan membuat agama makin mudah dan lebih menyenangkan bagi banyak orang."

Saat rumor merebak di internet, Microsoft mengeluarkan pernyataan bahwa informasi itu bohong belaka.

Putri Duyung Fiji

Pada tahun 1842 seorang pebisnis hiburan bernana PT Barnum bikin geger saat menampilkan makhluk aneh, dengan kepala dan tubuh monyet, tapi berekor ikan.

Ia menyebutnya sebagai Fiji Mermaid, putri duyung dari Fiji, yang diklaim ditangkap di perairan pulau tersebut.

Ribuan orang berduyun-duyun mendatangi pameran makhluk aneh itu di Concert Hall, Broadway, New York.

Mereka yang datang kecewa, sebab, penampakan 'putri duyung' tak secantik di pamflet. Mengerikan bahkan. Dengan mulut terbuka, memamerkan gigi-giginya.

Sebelum memajang putri duyung itu, Barnum telah berkonsultasi dengan ilmuwan, mencari tahu apakah makhluk itu asli. Jawabannya tidak. Maka, ia membayar orang untuk berpura-pura sebagai ahli dan meyakinkan publik soal keasliannya.

Lalu, apa sebenarnya putri duyung itu? Diduga itu adalah buatan manusia, bentuk kesenian Jepang pada awal 1800-an.

Horor Amityville

Sebuah tempat tinggal menjadi TKP pembunuhan massal. Pemilik rumah, Ronald DeFeo, Jr menembak mati 6 anggota keluarganya. Bangunan itu lalu jadi rumah kosong.

Lalu, 13 bulan kemudian, George Lutz dan keluarganya pindah ke rumah yang beralamat di 112 Ocean Avenue, Amityville itu pada tahun 1976.

Mereka hanya bertahan 28 hari, konon karena diteror serangkaian peristiwa aneh: pintu depan yang tiba-tiba terbanting sendiri, tempat tidur anak-anak bergerak naik dan turun secara misterius.

Lalu, sebuah buku yang mengklaim berdasarkan kisah nyata beredar. Tentang rumah hantu itu. Judulnya, 'The Amityville Horror - A True Story'.

Pada tahun 1979, pengacara lokal muncul mengaku sebagai pihak yang mengarang cerita-cerita itu, dengan bayaran beberapa botol anggur.

Sejak keluarga Lutz membiarkan rumah tersebut pada 1976, para pemilik selanjutnya melaporkan bahwa tidak ada masalah dengan mereka, tidak ada kesulitan selama mereka tinggal di sana.

Monster Bigfoot Beku

Sales mobil Rick Dyer dan anggota polisi Matt Whitton mengklaim memecahkan salah satu misteri besar sepanjang masa: big foot.

Pada tahun 2008 mereka mengklaim menemukan monster tersebut dan membekukannya dalam kulkas mereka.

Namun, kemudian terungkap bahwa 'bigfoot' itu adalah kostum Sasquatch yang mereka beli dari internet, diisi dengan bangkai hewan possum dan sisa-sisa dari tempat penyembelihan hewan.

Tipuan mereka terkuak. Whitton dilaporkan dipecat dari kepolisian. Sementara, Dyer pada 2012 kembali mengklaim membunuh bigfoot dan memungut bayaran dari mereka yang ingin melihat. Lagi-lagi, Bigfoot itu palsu. Buatan pabrik mainan.

Buku Harian Hitler

Pada tahun 1983, majalah Jerman Stern mempublikasikan apa yang diklaim sebagai buku harian Adolf Hitler.

Majalah tersebut membayar sekitar US$ 4 juta untuk mendapatkan catatan berharga milik sang fuhrer, yang merekam kejadian dari tahun 1932 hingga 1945.

Konon buku harian tersebut selamat dari sebuah kecelakaan kapal terbang pada tahun 1945.

Catatan harian itu diklaim telah melewati uji tulisan tangan, dan berdasarkan sampel isinya, dinyartakan akurat secara historis.

Namun, hanya 2 minggu kemudian, buku harian itu ternyata palsu. Petunjuknya didapat dari kertasnya -- yang berasal dari era modern.

Buku harian tersebut ternyata ditulis oleh penipu Konrad Kujau. Kujau dan jurnalis yang ditugaskan untuk membelinya, Gerd Heidemann dipenjara atas tuduhan penipuan dan penggelapan.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel