Deretan Keuntungan Kerja Sama dengan Operator Telekomunikasi

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Penyedia layanan over the top (OTT) lokal, Vidio, mendukung pemerintah yang mewajibkan kerja sama antara OTT asing maupun lokal dengan operator telekomunikasi melalui Rancangan Peraturan Pemerintah sektor Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (RPP Postelsiar), yang merupakan turunan dari UU Cipta Kerja.

"Kami berterima kasih atas upaya yang dilakukan pemerintah dalam penerapan equal playing field antara pemain (OTT) asing dengan lokal, dan tentunya mendukung kolaborasi yang erat antara OTT dengan operator telekomunikasi memiliki potensi besar dalam mendorong kemajuan ekonomi digital nasional," kata Hermawan Sutanto, selaku deputy CEO Vidio, Rabu, 17 Februari 2021.

Baca: Hati-hati Kampanye Terselubung OTT Asing di Indonesia

Hermawan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan seluruh operator telekomunikasi nasional yang selama ini sudah bekerja sama dengan salah satu unit usaha EMTEK Group tersebut. Saat ini Vidio sudah bekerja sama dengan XL, Indosat, Tri, Smartfren, Telkomsel, dan Telkom.

Menurutnya, operator telekomunikasi nasional benar-benar memperhatikan OTT lokal seperti Vidio yang mengusung konten-konten lokal, sehingga terbentuk ekosistem ekonomi digital dan kreatif lokal yang sangat kuat dan saling menguntungkan.

Kerja sama yang terjalin baik antara Vidio dengan operator telekomunikasi ini juga memastikan jaminan kualitas dari koneksi data sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan OTT dalam menikmati layanan live streaming konten, seperti siaran langsung olahraga, dan video on demand (VOD) seperti local original series dan drama Korea.

Selain itu menurut Hermawan, kerja sama antara Vidio dan operator telekomunikasi juga terbukti mampu meningkatkan jumlah pelanggan aktif Vidio, sehingga keuntungan kerja sama tidak hanya dinikmati oleh Vidio dan operator telekomunikasi saja.

"Tapi juga pelanggan Vidio yang saat ini mencapai 60 juta pelanggan aktif bulanan yang mengakses 1 juta lebih konten VOD serta 56 kanal TV. Makin banyak orang yang terkoneksi ke internet, semakin besar peluang kami menambah pelanggan," jelas Hermawan.

Ia pun berharap bermitra dengan operator telekomunikasi juga terus mengedukasi pengguna internet di Indonesia untuk menikmati konten streaming legal dan sesuai dengan kearifan lokal, baik yang gratis maupun berbayar yang sudah sangat terjangkau di platform OTT lokal seperti Vidio.

"Utamanya adalah konten-konten lokal karya bangsa sendiri yang diproduksi oleh insan-insan industri kreatif Indonesia yang secara kualitas terbukti mampu bersaing dengan konten-konten regional maupun mancanegara," tutur Hermawan.