Deretan Kiper Timnas Indonesia Pilihan Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Cahya Supriadi Terdepan

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-20 mulai menjalani aktivitas. Mulai Kamis (25/8/2022), tim yang dijuluki Garuda Nusantara itu menjalani pemusatan latihan di Jakarta.

Pemusatan latihan itu dilakukan agar Timnas Indonesia U-20 bisa melakukan persiapan dengan maksimal. Tujuannya tentu agar bisa meraih hasil bagus pada laga Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.

Indonesia diketahui menjadi tuan rumah seluruh laga Grup F. Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya akan menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.

Di grup tersebut, Timnas Indonesia U-20 akan bersaing dengan Vietnam, Hongkong, dan Timor Leste. Laga pembuka Garuda Nusantara di ajang itu akan dilakukan pada 14 September 2022 melawan Vietnam.

Nantinya, juara grup bakal lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-20 tahun depan di Uzbekistan. Nantinya, lima runner-up terbaik dari Grup A sampai J juga akan melenggang ke Piala Asia U-20.

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong, sudah memanggil 36 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan.

Posisi penjaga gawang menjadi satu di antara posisi yang menarik perhatian di Tim Garuda Nusantara saat ini. Bola.com coba mengulas empat kiper Timnas Indonesia U-20 di bawah ini.

 

Cahya Supriadi (Persija Jakarta)

Sang kiper membuat cukup banyak penyelamatan di babak kedua. Ada sekitar empat sampai lima penyelamatan krusial yang dibuat kiper milik Persija Jakarta tersebut.
Sang kiper membuat cukup banyak penyelamatan di babak kedua. Ada sekitar empat sampai lima penyelamatan krusial yang dibuat kiper milik Persija Jakarta tersebut.

Cahya adalah kiper utama Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022 lalu. Penampilan Cahya saat itu banyak menuai pujian.

Kiper Persija Jakarta tersebut tampil dalam lima laga fase grup. Cahya hanya kebobolan dua kali dan kerap melakukan penyelamatan hebat. Terutama pada laga kontra Vietnam dan Thailand.

Sayangnya, saat itu Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke semifinal. Mereka disingkirkan secara kontroversial oleh Thailand dan Vietnam pada fase grup.

 

Erlangga Setyo (Persis Solo)

Kiper Timnas Indonesia U-19, Erlangga Setyo, berusaha menangkap bola saat melakukan latihan jelang Piala AFF U-19 2022 di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (21/6/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kiper Timnas Indonesia U-19, Erlangga Setyo, berusaha menangkap bola saat melakukan latihan jelang Piala AFF U-19 2022 di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (21/6/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sama seperti Cahya, Erlangga sudah menjadi langganan Timnas Indonesia U-19. Kiper Persis Solo itu juga dipanggil ke Tim Garuda Nusantara pada Piala AFF U-19 2022 lalu.

Namun, saat itu Erlangga masih belum mendapatkan kesempatan bermain. Ia hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Meski demikian, kesempatan pemilik tinggi 192 cm itu untuk tampil sebagai kiper inti di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 tetap terbuka. Tentu saja ia harus meyakinkan terlebih dahulu tim kepelatihan Garuda Nusantara.

 

Aditya Arya (Persebaya)

Kiper berusia 18 tahun tersebut memulai kariernya di akademi pemain muda ASIFA. Ia kemudian pindah ke akademi pemain muda Bhayangkara FC pada 2021 lalu.

Pada 2022, Aditya mendapatkan kontrak profesional pertama di Persebaya Surabaya. Ia menjadi kiper keempat di Bajul Ijo setelah Ernando Ari, Satria Tama, dan Andhika Ramadhani.

Atributnya sebagai kiper cukup bagus. Namun, Aditya harus bekerja keras bahkan untuk sekedar bisa dibawa membela Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Asia U-20 di Surabaya nanti.

 

I Komang Aryantara (Bali United)

Pulau Bali sejak dulu terkenal dengan kiper-kiper handal. Kita tentu mengenal sosok I Made Wirawan dan I Komang Putra serta beberapa nama lain yang sempat meramaikan sepak bola nasional.

Kini generasi kiper bagus dari Bali terus berlanjut. Kiper bernama I Komang Aryantara masuk daftar pemain Timnas Indonesia U-20 yang tengah bersiap menyambut Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.

Saat ini, Komang berstatus sebagai kiper keempat di Bali United. Ia menjadi deputi dari Nadeo Argawinata, Muhammad Ridho, dan Rakasurya Handika.