Deretan Pejabat yang Dihina Yahya Waloni, dari Megawati hingga Maruf

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ustaz Yahya Waloni ditangkap karena penistaan agama. Berikut kronologi penangkapan ustaz Yahya Waloni karena kasus yang menimpanya.

Berseteru dengan Denny Siregar

Kasus ini ternyata juga melibatkan seorang pegiat media sosial, Denny Siregar. Denny Siregar pernah mengatakan agar Yahya Waloni segera ditangkap. Seruan tersebut diutarakannya lewat akun Twitternya tak lama setelah YouTuber Muhammad Kace ditangkap dengan kasus serupa.

Penistaan agama

Video ceramah yang menjadi perbincangan saat ini telah beredar luas di media sosial. Hal tersebut juga dibagikan ulang sebuah postingan video oleh Denny Siregar.

Unggahan lawas Yahya Waloni tersebut saat ceramah yang berisi konten penistaan agama Kristen. Berikut isi ceramahnya.

“Mempelajari kebenaran Alquran, mempelajari kebohongan bible Kristen. Saya yang ditantang atau dilapor ke Mabes Polri, kan begitu. Saya tak mengatakan bible Kristen fiksi, tapi bible Kristen itu palsu!” ungkap Yahya Waloni dalam video.

Penangkapan

Yahya Waloni ditangkap pada Kamis, 26 Agustus 2021 sekitar pukul 17.00 WIB di perumahan Permata Klaster Dragon, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dirinya ditangkap karena telah melakukan satu tindak pidana berupa ujaran kebencian bedasarkan SARA dan penistaan agama. Diketahui bahwa ceramah tentang penodaan agama tersebut diunggah pada akun youtube Tri Datu.

Atas perbuatannya, Yahya Waloni dikenakan beberapa pasal, diantaranya adalah Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Yahya Waloni ditangkap berdasarkan adanya laporan Polisi dengan nomor 0287/IV/2021/BARESKRIM pada tanggal 27 April 2021 lalu.

Belum ditahan

Meski Ustaz Yahya Waloni telah ditetapkan sebagai tersangka akibat kasus penistaan agama, namun dirinya belum dilakukan penahanan. Hal ini lantaran masih adanya proses dimana Polri memiliki waktu 1x24 jam.

Yahya Waloni ditetapkan sebagai tersangka atas ceramahnya yang diduga mengandung unsur ujaran kebencian berdasarkan suku, ras, agama dan antargolongan (SARA). Sehingga, dilaporkan oleh masyarakat ke Polri.

Ustaz yang kontroversial

Yahya Waloni memang dikenal sebagai pendakwah yang kontroversi. Mulai dari gaya bahasa dalam menyampaikan pesan yang terlihat keras, dan juga beberapa kali menyinggung tokoh-tokoh nasional seperti Megawati Soekarnoputri, Ma’ruf Amin hingga Tuan Guru Bajang.

Pemilik nama lengkap Yahya Yopie Waloni itu lahir di Manado, 30 November 1970, diketahui sebelum menjadi penceramah dan masuk islam, Waloni merupakan seorang pendeta yang berasal dari keluarga Minahasa. Ia merupakan pendeta yang terdaftar di Badan Pengelola Am Sinode GKI di Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana.

Menjadi mualaf

Sebelum masuk islam, ia memeluk agama Kristen. Kemudian, dia memutuskan untuk masuk Islam dan menjadi mualaf pada Rabu, 11 Oktober 2006, dengan tuntunan Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli.

Setelah memeluk agama Islam, Yahya Waloni mengubah namanya menjadi Muhammad Yahya. Istrinya, Lusiana, juga mengganti namanya menjadi Mutmainnah.

Belakangan ini memang dirinya kerap menjadi sorotan publik. Ustadz Yahya Waloni terlahir di keluarga Minahasa dan taat pada agama Kristen pada waktu itu. Kini ia harus berurusan dengan polisi terkait kasus penistaan agama yang menimpanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel