Deretan Prestasi Greysia Polii untuk Bulutangkis Indonesia: Terima Kasih, Kak Greys!

Bola.com, Jakarta - Greysia Polii memutuskan pensiun dari dunia yang membesarkan namanya, bulutangkis. Sudah banyak yang diberikan atlet kelahiran 1987 itu untuk Indonesia.

Greysia Polii tak kuasa menahan kesedihan saat mengungkapkan keputusannya untuk gantung raket. Dengan mata berkaca-kaca, Greysia mengakui keputusan itu diambil setelah merasa cukup meraih pencapaian di dunia bulutangkis.

"Yang pertama saya ingin ucapkan adalah rasa syukur atas segala hal yang sudah terjadi sampai sekarang. Saat para atlet memberikan yang terbaik bagi Indonesia, PBSI dan pihak lainnya akan memberikan apresiasi terhadap atlet yang akan berhenti sebagai seorang pemain," kata Greysia Polii di Jakarta, Jumat (3/6/2022).

"Tak ada kata lain selain rasa syukur kepada Tuhan. Saya ingin berterima kasih kepada PBSI yang sudah 19 tahun menjadi rumah rasa sebagai atlet," tegas atlet berusia 34 tahun itu.

 

Harapan PBSI

<p>Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)</p>

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)

Sementara itu, Ketua Harian PBSI, Alex Tirta, mengucapkan terima kasih atas dedikasi Greysia Polii selama menjadi atlet bulutangkis. Selama 19 tahun, Greysia disebut telah melakukan pencapaian yang luar biasa.

PBSI juga harus merelakan keputusan dari Greysia untuk gantung raket. Namun, Alex Tirta berharap Greysia masih tetap berkontribusi di bulu tangkis Indonesia.

"Saya berharap Greysia Polii masih tetap bersama PBSI. Greysia boleh mundur dari atlet bulutangkis, akan tetapi tidak boleh mundur berkontribusi di bulutangkis," ucap Alex Tirta.

 

Ikhlas

<p>Atlet ganda putri Greysia Polii dan Ketua Harian PBSI Alex Tirta dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (3/6/2022). (foto: PBSI)</p>

Atlet ganda putri Greysia Polii dan Ketua Harian PBSI Alex Tirta dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (3/6/2022). (foto: PBSI)

Alex Tirta mengaku, sebenarnya PBSI tak berharap Greysia Polii untuk gantung raket. Namun, situasi semacam ini pasti akan terjadi dan dilakukan para atlet.

"Kesempatan seperti ini sebenarnya PBSI tidak berharap ada. Akan tetapi, memang waktu kami tahu semua orang akan ada waktu akhirnya," ucap Alex Tirta

"Saya berharap dia bisa menjadi contoh, anutan, untuk anak-anak junior. Saya juga berharap Greysia tetap berkarya di bulutangkis," ujar Alex Tirta.

 

Tergantung Restu Suami

<p>Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)</p>

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii, mengonfirmasi gantung raket setelah 19 tahun berkarier sebagai pebulutangkis. (Bola.com/Abdul Azis)

Greysia Polii juga mengaku, segalanya nanti akan tergantung dari restu sang suami, Felix Djamin. Menurut Greysia, sebagai seorang istri dirinya membutuhkan izin dari sang suami untuk segala kegiatan yang dilakukan.

"Di sini ada suami saya. Saya perlu izin dari dia. Suami saya suportif, support penuh," ucap Greysia Polii.

"Saya tahu saya adalah milik dia. Dia juga tahu saya milik dunia bulutangkis. Jadi, kami akan bicarakan lebih lanjut nanti," jelas Greysia.

 

Deretan Prestasi Greysia Polii

  • Juara Philippines Open 2006 bersama Meiliana Jauhari

  • Juara Indonesia Grand Prix Gold 2010 bersama Meiliana Jauhari

  • Juara Chinese Taipei Open 2011 bersama Meiliana Jauhari

  • Juara Thailand Open 2013 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Swiss Open 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Chinese Taipei Open 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Medali emas Asian Games 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Chinese Taipei Open 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Korea Open 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Indonesian Masters 2015 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara Singapore Open 2016 bersama Nitya Krishinda Maheswari

  • Juara French Open 2017 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Thailand Open 2017 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara India Open 2018 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Thailand Open 2018 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara India Open 2019 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Indonesia Masters 2020 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Spain Masters 2020 bersama Apriyani Rahayu

  • Juara Thailand Open 2020 bersama Apriyani Rahayu

  • Medali emas SEA Games 2019 bersama Apriyani Rahayu

  • Medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu

Statistik

  • Ganda putri: 448 menang, 229 kalah

  • Ganda campuran: 58 menang, 37 kalah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel