Derita Gadis di Kupang 15 Tahun Hidup Bersama Kista Seberat 20 Kg

Merdeka.com - Merdeka.com - Cobaan yang dihadapi Nia Daniati Nitti (35), warga Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, terbilang berat. Gadis ini menderita penyakit kista sejak berumur 20 tahun dan hingga kini masih hidup bersama kista yang terus membesar.

Putri pertama dari pasangan Fransiskus Runesi dan Mariance Runesi-Nitti ini pernah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun keluarga ragu karena bersyarat.

Kepala Desa Tunbaun Robby Nitti menjelaskan, saat keluarga membawa Nia ke rumah sakit diberikan dua opsi. "Mereka (pihak rumah sakit) bilang antara hidup dan mati, jadi keluarga keberatan dan menolak dilakukan operasi," ungkapnya, Selasa (14/6).

Karena takut kehilangan nyawa anaknya, keluarga membawa pulang Nia ke rumah untuk menjalani perawatan mandiri dengan pengobatan tradisional.

"Keluarga pakai obat-obat tradisional sambil mendukung dalam doa," ujar Robby Nitti.

Kondisi Tak Kunjung Membaik

Namun selama 15 tahun masa pengobatan tradisional dan perawatan mandiri, kondisi Nia tidak kunjung membaik. Malah kista di dalam tubuhnya makin membesar dan beratnya kini mencapai 20 kilogram.

"Berat kista sudah 20 kilogram sehingga Nia sulit beraktivitas secara normal," ungkap Robby.

Menurutnya, Nia yang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara ini hanya bisa menghabiskan waktu di rumah selama 15 tahun terakhir, Dia juga terpaksa melakukan aktivitas seadanya di tempat tidur.

Segera Dioperasi

Kedua orang tuanya pun memilih pasrah. Selain dari keluarga tidak mampu, mereka juga takut dengan dua opsi yang dikatakan oleh rumah sakit saat akan dilakukan tindakan operasi.

"Mereka dari keluarga kurang mampu. Mereka sangat butuh uluran tangan untuk proses operasi dan penyembuhan," kata Robby Nitti.

Nia kini telah dibawa ke Rumah Sakit Leona Kupang untuk observasi dan menunggu waktu pelaksanaan operasi. Keluarga berharap proses operasi bisa berjalan lancar dan kista di perut Nia bisa diangkat. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel