Desa Angker di Skotlandia Ini Dijual Seharga Rp 2,5 Miliar, Minal Beli?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Lawers - Berita seputar desa mengerikan seringkali membuat bulu kuduk berdiri. Mengingat kisah mistisnya yang dianggap angker dan mengerikan. Bicara soal keangkeran, sebuah desa berhantu di Skotlandia justru menjual lahan desanya tersebut dengan harga spesial. Desa tersebut bernama Old Village of Lawers.

Daerah ini ditinggali reruntuhan bangunan yang berusia berabad-abad. Konon, bangunan-bangunan salah satu desa di Skotlandia itu ditinggali oleh hantu peramal dengan ramalannya yang akurat.

Dalam House of Lawers dahulu sempat tinggal seorang peramal yang dijuluki Lady of Lawers di akhir 1600-an. Banyak yang bilang peramal itu menghantui desa sampai sekarang.

Berdasarkan cerita setempat, dahulu si peramal itu sempat menggemparkan sebuah ramalan akan adanya kapal yang digerakkan oleh asap. Sejak itu telah ditafsirkan sebagai prediksi kereta api dan kapal uap.

Ia juga menyatakan bahwa batu karang untuk gereja tidak akan pernah diletakkan. Yang mana prediksi itu menjadi kenyataan ketika badai di desa Lawers, Skotlandia menghanyutkannya.

Desa Dijual Seharga Rp 2,5 Miliar

Melansir dari Mentalfloss pada Rabu (07/07/2021). Pemukiman yang berisi reruntuhan Gereja Old Lawers, tempat pembakaran, penggilingan dan House of Lawers itu berasal dari abad ke-17.

Menurut CNBC, desa bersejarah ini menawarkan harga sebesar £125.000 (Rp 2,5 miliar). Pihak developer yang bertanggung jawab adalah Goldcrest Land & Forestry Group. Perusahaan itu menjajal properti seluas tiga hektar yang dilengkapi bangunan kuno dan legenda supernatural melalui situs https://goldcrestlfg.com/.

Di tengah kisah mistisnya, terdapat alam yang masih terjaga. Bagi pembeli nantinya akan mendapatkan pantai pribadi, hutan semi-kuno, kebebasan memancing ikan trout dan menaiki perahu di Loch Tay.

Desa diketahui mulai terbengkalai sejak awal abad ke-20. Banyak yang bilang desa ini sangat cocok untuk seseorang yang ingin menghabiskan waktu di tempat terpencil di Skotlandia tengah.

Reporter: Bunga Ruth

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel