Desa bisa jadi ujung tombak energi bersih Indonesia dan menggenjot akses energi daerah terpencil

Demi mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, pemerintah Indonesia merencanakan energi terbarukan yang ramah lingkungan bisa berkontribusi terhadap 25% penggunaan energi nasional pada 2025.

Sayangnya, tiga tahun menjelang waktu yang ditentukan, pencapaian penggunaan energi bersih masih jauh dari target, hanya 12,8%. Bahkan, sebanyak 142 proyek energi terbarukan senilai Rp 1,17 triliun justru ditemukan mangkrak dan hanya berjalan sesaat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel