Desa di Nigeria diterangi lampu tenaga surya dari perusahaan China

Desa Bunkure di negara bagian Kano, Nigeria Utara, mendapat bantuan 500 paket lampu tenaga surya dari perusahaan PowerChina.

Dilansir Xinhua pada Senin, Shuaib Ibrahim memegang erat saklar lampu di tangan kanannya. Gerakan tubuh yang sedikit kaku memperlihatkan kegugupannya di depan kamera dan penonton.

Namun, saat ibu jarinya menekan tombol dan cahaya terang langsung menerangi ruangan yang dulu redup, dia tampak sedikit santai. Setelah melirik sekilas ke semua orang di ruangan itu, senyum tertutup muncul di wajahnya.

"Saya sangat berterima kasih atas hadiah ini... Saya lahir di sini dan dibesarkan di sini. Sebelumnya, kami tidak memiliki kekuasaan dalam bentuk apa pun," kata Ibrahim, 48 tahun, dalam sebuah wawancara dengan Xinhua.

Sumbangan tersebut akan mengakhiri sejarah panjang yang hanya mengandalkan api dari pembakaran arang atau lampu minyak tanah untuk penerangan pada malam hari di desa itu.

Mulai saat ini, lebih dari 300 keluarga di desa tersebut akan memiliki penerangan yang bersih dan berkelanjutan untuk malam hari dengan hanya memakan sedikit biaya.

Tian Yuan, kepala perwakilan PowerChina di Nigeria, mengatakan bahwa donasi tersebut bertujuan untuk mengimplementasikan kampanye "100 Perusahaan di 1.000 Desa" yang diprakarsai oleh Aliansi Perusahaan China di Afrika untuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, sembari mempromosikan pembangunan berkelanjutan ekonomi, masyarakat, dan lingkungan di benua itu.

Nigeria mengalami defisit yang besar dalam pasokan listrik akibat kapasitas pembangkit listrik yang tidak memadai, serta jaringan transmisi dan distribusi listrik yang buruk.

Menurut data di situs web Bank Dunia, hanya 55,4 persen populasi di Nigeria, negara dengan penduduk terbanyak di Benua Afrika, yang memiliki akses ke jaringan listrik.