Desa di Spanyol Dijual Seharga Rp4,1 Miliar karena Alasan Ini

Merdeka.com - Merdeka.com - Menjadi pemilik atas satu wilayah mungkin adalah mimpi dari sebagian orang. Keinginan yang seakan-akan hanyalah mimpi mungkin tidak dapat terkabulkan.

Namun kini mimpi itu dapat diwujudkan. Hanya dengan membayar sebesar USD 259 ribu atau Rp 4.1 miliar, kini Anda dapat membeli satu desa di barat laut Spanyol bernama Salto de Castro.

Desa yang terletak di Provinsi Zamora tepat di perbatasan Spanyol dan Portugal itu memiliki berbagai bangunan. Mulai dari 44 rumah, hotel, gereja, sekolah, tempat renang hingga tempat tinggal penjaga sipil.

Meski memiliki berbagai bangunan, namun hanya satu yang tidak dimiliki desa itu, yaitu penduduk. Selama 30 tahun lebih, satu pun penduduk tidak tinggal di desa itu.

Sebelumnya pemilik Salto de Castro membeli desa itu pada awal tahun 2000. Awalnya dia ingin mengubah desa itu menjadi pusat pariwisata. Namun krisis Eurozone yang terjadi kala itu membuat rencana itu terbengkalai.

Ronnie Rodriguez dari perusahaan Royal Invest yang mewakili pemilik desa mengatakan semua pembangunan di desa ini tertunda.

"Pemiliknya bermimpi memiliki sebuah hotel di sini, tetapi semuanya tertunda. Dia masih ingin proyek itu menjadi kenyataan," jelasnya, dikutip dari BBC, Jumat (11/11).

Situs internet Idealista yang menawarkan properti itu menyatakan pemilik desa sudah berusia 80-an. Alasan menjual pun adalah dia penduduk kota yang tidak dapat memelihara desa.

Akhirnya properti itu menarik minat lebih dari 50.000 pengunjung. Rodriguez mengungkap ada 300 orang dari Rusia, Prancis, Belgia hingga Inggris menyatakan niatnya untuk membeli desa itu.

Bahkan salah satu orang telah menyiapkan uang untuk membeli desa itu.

Sebelumnya Salto de Castro dibangun oleh perusahaan listrik Iberduero untuk menampung keluarga pekerja pembangun waduk yang terletak di sebelahnya pada 1950-an. Namun setelah waduk selesai dibangun pada 1980-an, penduduk Salto de Castro meninggalkan desa itu.

Wilayah sekitar desa itu adalah wilayah kosong Spanyol. Karena wilayah kosong, maka daerah itu tidak memiliki layanan sipil seperti di kota-kota lainnya.

Salto de Castro sebelumnya juga pernah dijual seharga USD 6.6 juta Rp 103.7 miliar. Namun karena aksi vandalisme (perusakan) dan tidak ada pembeli, akhirnya harga jual desa diturunkan.

Jika Salto de Castro berhasil terjual, maka pembeli tidak perlu merogoh kocek dalam untuk membangun kembali desa. Situs Idealista memperkirakan pembeli hanya harus mengeluarkan USD 2.03 juta atau Rp 31.6 miliar untuk membangun kembali Desa Salto de Castro.


Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]