Desa Terbaik Milik Perancis

Ghiboo.com - Sepintas lalu, Desa Saint-Cirq-Lapople yang ada di sebelah barat daya Prancis, sama seperti desa desa kecil lainnya di Eropa.


amat tenang dan memiliki view indah yang alami, yang membedakannya adalah kehidupan masyakatnya yang enggan untuk menggunakan terknologi canggih pada rumah mereka.


Desa Saint-Cirq-Lapople benar benar desa yang masih memelihara suasana abad pertengahan.


Jangan berharap melihat antena parabola, antena TV, atau lampu neon, di desa ini.


Benar-benar amat khas seperti

desa-desa abad pertengahan, bahkan desa ini masih memiliki dua gerbang

antik di kedua ujungnya, yang dinamakan gerbang Saint Cyr dan La Popie.


Nama gerbang ini memang diambil dari dua dinasti yang berpengaruh di Abad

Pertengahan di negara pemilik bahasa terindah di dunia ini.


Malah, salah satu dinasti tersebut pernah diperintah oleh Richard

I atau Richard the Lionheart, yang namanya dikenal sebagai salah satu tokoh utama dalam perang salib.


Saint-Cirg-Lapople, kini menjadi desa terpopuler di dunia, selain pemandangan dan terpeliharanya lingkungan disana, desa ini juga dinobatkan sebagai Desa Terbaik di Perancis


Kini desa yang berpopulasi 217 penduduk, dengan pemandangan yang cukup menawan ini ramai dikunjungi wisatawan, bahkan hampir tiga kali lipat dari kunjungan biasanya yakni 400.000 wisatawan per tahun.


"Dahulu desa ini cukup sepi pengunjung, namun kini kami mendadak kedatangan banyak sekali turis, dan sedikit kewalahan menghadapinya," tutur Kepala Kantor Pariwisata desa Saint-Cirq-Lapople, Clare seperti dikutip dari dailymail .


"Restoran-restoran pun kini penuh pengunjung, bahkan mereka rela antri. Ini adalah pertanda baik buat kami sebagai pedagang," ujar pemilik sebuah toko souvenir di desa Saint-Cirq-Lapople, Sophie Darrieux.


Walau begitu, beberapa warga desa ada pula yang merasa terganggu dengan menumpah ruahnya turis ke desa mereka, ketakutan ini beraralasan karena turis kadang membawa beberapa teknologi baru, dan tidak terlalu diinginkan oleh sebagian warga.


"Kami masih ingin tetap seperti desa yang dulu," ungkap warga.


Diluar semua itu, desa ini memang benar benar desa yang indah, yang layak anda kunjungi, saat berlibur.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.