Desain Sirkuit F1 Arab Saudi Janjikan Banyak Overtaking

Jonathan Noble
·Bacaan 2 menit

Upaya negara di Timur Tengah itu untuk masuk dalam kalender F1 mulai 2021 akhirnya membuahkan hasil. Dalam jadwal sementara yang dirilis otoritas F1, Arab Saudi akan menjadi lomba ke-22 – sebelum GP Abu Dhabi – dari 23 balapan F1 2021.

Rencananya, GP Arab Saudi akan digelar pada malam hari di Corniche, area yang terletak sekira 30 km sebelah utara Jeddah.

Pekan lalu, otoritas penyelenggara GP Arab Saudi sudah sepakat dengan Hermann Tilke – arsitek dan pembalap yang sudah merancang sejumlah sirkuit terkemuka di dunia – untuk mendesain sirkuit jalan raya Jeddah.

Liberty Media selaku pemegang hak komersial dan lomba F1 juga dilibatkan. Dengan peranti lunak yang canggih, mereka membantu memberikan pilihan model lintasan yang sesuai dengan karakter yang diinginkan otoritas GP Arab Saudi.

Pangeran Khalid Bin Sultan Al Faisal, Presiden Federasi Motorsport Arab Saudi, selaku penanggung jawab lomba GP Arab Saudi nanti menegaskan, pihaknya tidak mau sirkuit jalan raya Jeddah nanti hanya terlihat indah di televisi namun tidak bagus untuk balap.

Hal tersebut diungkapkan Khalid kepada Motorsport.com saat ditanya soal tipe atau desain sirkuit yang diinginkan.

Baca Juga:

F1 GP Turki: Aspal Abrasif, Waktu Lap di FP2 Rata-rata Lebih Cepat daripada FP1 Alonso Akan Kembali Tes Mobil Spek 2018 di Abu Dhabi

“Yang kami inginkan adalah balapan yang menarik dan menegangkan. Kami tidak suka dengan balapan yang membosankan karena minim atau bahkan tidak adanya aksi saling balap (overtaking),” ucap Pangeran Khalid.

“Kami mau menjadi tuan rumah F1 karena ingin menyuguhkan kegembiraan. Jadi, kami akan berusaha memberikan yang terbaik agar F1 di Arab Saudi nanti menjadi balapan yang paling menyenangkan.”

Karena hal-hal tersebut, Pangeran Khalid menjelaskan pihaknya tidak hanya memikirkan aspek-aspek seperti suasana lingkungan atau penyelenggaraan.

“Bagi kami, balapan harus menyenangkan, harus cepat,” tutur Pangeran Khalid. “Kalau melihat Corniche nanti, kami ingin Anda selalu ingat bila balapan F1 di sini sangat cepat. Tujuan utama kami adalah membuat suasana senang dan menegangkan dengan banyaknya aksi overtaking.”

Pangeran Khalid pun mencontohkan beberapa sirkuit jalan raya yang indah dan dipakai untuk F1. Sayangnya, pembalap sangat kesulitan melakukan overtaking di hampir semua trek tersebut.

“Saya suka menonton GP Monaco. Tempat dan gelaran yang sangat indah. Tetapi, dari sisi balapan tidak menyenangkan dan menegangkan karena tidak adanya overtaking,” kata Pangeran Khalid.

“Jadi, kami ingin membuat sirkuit jalan raya yang tidak hanya indah karena alam dan penyelenggaraannya, tetapi juga mampu menyuguhkan duel-duel menegangkan dengan banyaknya aksi saling balap.”

Otoritas Arab Saudi mengatakan, proses layout sirkuit jalan raya Jeddah kini sudah mencapai 80 persen. Dari desain yang terlihat, trek tersebut memang sangat berbeda dengan sirkuit-sirkuit yang sudah masuk kalender F1 2021.

“Kami memang tidak ingin hanya menggelar balapan (F1) biasa. Kami ingin sesuatu yang spesial,” kata Pangeran Khalid. “Karena ingin balapan yang berbeda dan menjadi yang terbaik, kami bekerja sangat serius bersama otoritas F1 dan Tilke.”