AS Desak Libya Hukum Penyerangan Kedubes Prancis

Washington (AFP/ANTARA) - Amerika Serikat (AS) menyerukan Libya untuk menghukum para penyerang pemboman yang terjadi di kedutaan Prancis di Tripoli dan mengatakan siap membantu Paris atas kasus tersebut jika diperlukan pada Selasa.


Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Patrick Ventrell mengatakan mengecam atas penyerangan tersebut dan bersimpati kepada dua penjaga yang terluka di kedutaan tersebut.


“Prancis merupakan sekutu terdekat kami dalam mempromosikan perdamaian dan pembangunan di seluruh dunia. Kejahatan seperti ini merupakan serangan lansung terhadap semua warga Libya yang berjuang untuk menikmati masa depan yang demokratis dengan keamanan dan kemakmuran, ”kata Ventrell kepada wartawan.


“Kami percaya kepada pemerintah Libya untuk melanjutkan upaya guna memperkuat keamanan di Libya dan untuk membawa para pelaku kejahatan ini ke pengadilan, ”katanya.


Ventrell mengatakan bahwa pihak berwenang AS “siap membantu sekutu kami, Prancis” namun ia belum mendengar permintaan bantuan apa pun dari Paris.


Penyerangan tersebut merupakan yang pertama terhadap kedutaan asing di Libya sejak Al-Qaeda menyerbu konsulat AS di kota bagian timur Benghazi pada September yang menewaskan empat warga AS termasuk Duta Besar Chris Stevens.(ma/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.